Bupati Raden Adipati Surya : Dampingi UMKM Untuk Bertahan Ditengah Pandemi COVID - 19

KBRN Bandarlampung, hampir semua aspek kehidupan manusia saat ini terdampak, akibat Pandemi COVID-19.

Tidak hanya Bidang Kesehatan, seperti Bidang Ekonomi, Pendidikan, Sosial, Keagamaan, Budaya dan lainnya, dampak dari COVID - 19 juga menyebabkan melemahnya pertumbuhan ekonomi digital, selain itu mempengaruhi ekonomi secara perseorangan, rumah tangga, UMKM, maupun besar bahkan cakupan skala lokal regional dan global.

Terkait dengan terpengaruhnya UMKM akibat COVID – 19, Pemerintah Kabupaten Waykanan melalui dinas instansi terkait terus melakukan pembinaan hingga pendampingan terharap para UMKM di Kabupaten Waykanan agar dapat berkembang dan bertahan dalam situasi pandemi COVID – 19. Demikian diungkapkan Bupati Kabupaten Waykanan Raden Adipati Surya dalam Radio Talkshow RRI Bandarlampung, Senin (29/11/2021), yang disiarkan langsung dari Rumah Dinas Bupati Waykanan.

Menurut Raden Adipati Surya terdapat beberapa program yang dikembangkan jangka pendek hingga jangka panjang. Untuk program jangka panjang, menurut Raden Adipati Surya, pihaknya akan meningkatkan ratio kewirausahaan.  Pihaknya akan mengajak masyarakat untuk terus berusaha membuat UMKM terbaru selain dari UMKM yang sudah ada.

Pihaknya juga akan mengembangkan pusat-pusat pengelolaan UMKM pada kawasan padat dan berkembang.

“artinya disini kita kembangkan pusat-pusat pengelolaan UMKM, kalau mungkin ada di satu titik terfokus UMKM kopi, maka kita berharap tidak hanya ada di kecamatan itu, bahkan begitu juga dengan sentra batik”, jelas Raden Adipati Surya.

Selain itu juga, lanjut Raden Adipati Surya, pihaknya juga mengembangkan koperasi agar menjadi induk. Sehingga UMKM bisa menginduk pada koperasi tersebut.

“itu merupakan program jangka pendek hingga jangka panjang kita yang kita gulirkan, namun kita berharap pandemi ini segera berakhir agar kita bisa kembali mengembangkan program lainnya”, terang Raden Adipati Surya.

Sementara itu, Rudiyanto salah satu pelaku UMKM di Waykanan yang juga menjadi narasumber dalam Radio Talkshow tersebut mengungkapkan UMKM harus selalu melakukan inovasi melalui branding yang sudah disematkan. Terlebih bagi UMKM yang berdiri ditengah pandemi COVID – 19. Dari inovasi produk tersebut maka diharapkan UMKM dapat terus berkembang dan bertahan ditengah pandemi COVID – 19, dan bisa bersaing dengan produk serupa lainnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar