Kasus Meningkat, Antibiotik-Antivirus di Menggala Langka

Nabil Naufal, pemilik toko obat di Menggala/ist

KBRN, Tulangbawang: Obat antivirus dan vitamin peningkat imunitas tubuh langka di Menggala, Tulangbawang, lantara tidak dikirim oleh distributor. Para pemilik toko dan apotek mengaku dipersulit, meski permintaan dari masyarakat cukup tinggi.

Pemilik dan penjaga apotek serta toko obat di Menggala, Kabupaten Tulangbawang merasakan ulah distributor dalam sebulan terakhir, lantaran kelangkaan kerap terjadi setiap ada peningkatan penderita Covid-19.

“Kelangkaan obat antivirus sudah terasa sejak beberapa pekan bahkan sebulan terakhir, setelah kasus Covid-19 meningkat,” kata Nabil Naufal, salah satu pemilik toko obat di Menggala.

Padahal menurutnya, umumnya warga terutama yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman), mencari obat tertentu untuk mempercepat penyembuhan dan pemulihan dari paparan Covid-19.

“Mereka (pasien) kan butuh vitamin yang mengandung zinc. Namun seperti apotek dan toko obat lain, kami sudah berusaha mencari obat antivirus dan vitamin, namun kami seperti dipersulit oleh distributor,” keluhnya.

Sementara itu, beberapa waktu lalu Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat menggelar inspeksi mendadak (Sidak) ke gudang obat milik Dinas Kesehatan Kabupaten Tulangbawang Barat dan sejumlah apotek.

“Sidak dilakukan dalam rangka mendukung program pemerintah khususnya instruksi Jaksa Agung, untuk menggunakan semua kewenangan dalam upaya penanggulangan penyebaran Covid-19,” kata Kasi Intel Kejari Tulangbawang, Leonardo Adiguna.

Sidak juga dilakukan untuk mengecek stok obat yang dibutuhkan dalam penanganan pandemi Covid-19, khususnya di Kabupaten Tulangbawang.

“Ya kami mengimbau kepada pemilik apotek dan toko obat, tidak memanfaatkan situasi sulit untuk meraup keuntungan pribadi dengan menjual obat antivirus dan vitamin dengan harga yang tinggi, karena akan membebani masyarakat,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00