Karhutla dan Kekeringan Berpotensi Melanda Wilayah Lampung

KBRN, Bandar Lampung : Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Raden Intan Dua Lampung, mengingatkan masyarakat agar mewaspadai berbagai potensi bencana dampak dari puncak musim kemarau tahun ini.

Hal itu karena mengingat, prediksi dari BMKG Raden Intan Dua Lampung, seluruh wilayah Provinsi Lampung mulai memasuki puncak musim kemarau dengan periode yang masih cukup panjang, yakni pada bulan Agustus ini hingga akhir September mendatang.

Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Raden Inten Dua Lampung, Rudi Haryanto kepada RRI menyatakan, terdapat beberapa bencana yang sangat berpotensi terjadi pada puncak musim kemarau saat ini, seperti kebakaran hutan dan bencana kekeringan, baik untuk keperluan masyarakat sehari-hari, maupun untuk pengairan di lahan pertanian.

Sehingga dengan adanya peringatan dari BMKG tersebut, Rudi Haryanto meminta agar masyarakat dan pemerintah dapat melakukan langkah antisipasi terjadinya bencana,seperti dengan tidak melakukan pembakaran lahan, serta bijak dalam menggunakan air bersih.

"Masyarakat dan Pemerintah harus waspada potensi bencana pada puncak musim kemarau nanti. Karhutla dan Kekeringan berpotensi terjadi diwilayah Lampung,"jelasnya (26/7/2021).

Lebih lanjut Rudi Haryanto mengatakan, dengan mulai memasuki puncak musim kemarau diwilayah Provinsi Lampung pada bulan Agustus ini, BMKG Raden Intan Lampung telah mengeluarkan peringatan dini, baik yang disampaikan ke pemerintah daerah maupun langsung ke masyarakat melalui berbagai media sosial dan website resmi BMKG.

Pada puncak musim kemarau diwilayah Provinsi Lampung yang diperkirakan akan berlangsung kurang lebih selama dua bulan, ini, BMKG memperikrakan, peluang terjadinya hujan diwilayah Lampung akan sangat minim, dan  intensitas curah hujan akan mulai mengalami peningkatan pada musim peralihan musim kemarau ke musim hujan yang diprediksi terjadi pada bulan akhir Oktober mendatang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00