Kejahatan Terhadap Perempuan dan Anak di Way Kanan Makin Mengkhawatirkan

KBRN,Way Kanan : Kapolres Way Kanan, AKBP Binsar Manurung melalui Kasat Reskrim Iptu Des Herison Syafutra mengungkapkan, setidaknya pada tahun 2019  sebanyak 32 Anak yang menjadi korban Tindak Pidana. Sedangkan, untuk Anak yang berkonflik atau melakukan tindakan melawan hukum sebanyak 55 Anak.

Selanjutnya, pada tahun 2020 ada 37 Anak yang menjadi Korban Tindak Pidana. Sedangkan untuk Anak yang berkonflik atau melakukan tindak Pidana melawan hukum sebanyak 43 Anak.

Dan untuk tahun 2021 hingga bulan Juni, Satreskrim Polres Way Kanan mencatat  27 Anak yang menjadi Korban Tindak Pidana serta ada 4 Anak yang menjadi Pelaku Tindak pidana melawan hukum.

“Kalau kita lihat selama tiga tahun terakhir anak yang menjadi Korban, hitungannya cenderung naik, mengingat ini baru bulan Juni, tapi mudah - mudahan tidak ada tambahan lagi. Kalau Anak yang berkonflik dengan hukum dari 2019 sampai hari ini cenderung turun,” ujar Kasat Reskrim Iptu.Des Herison Syafutra, saat di konfirmasi diruang kerjanya, Jumat (11/06/2021).

Kasat menerangkan, Khusus untuk Anak yang menjadi Korban Tindak Pidana,  di dominasi sebagai Korban Pencabulan. Sedangkan  Anak-anak yang berkonflik melawan hukum  didominasi kasus Pencurian dan lain sebagainya.

“Sebagai catatan, pada tahun 2020 dan 2021ini saja jajaran kami setidaknya menangani sebanyak 28 Kasus. 22 Kasus diantaranya sudah selesai dan 6 kasus masih dalam proses. Anak-anak yang menjadi korban ini didominasi Korban Pencabulan sedangkan Anak-anak yang berkonflik dengan hukum didominasi kasus pencurian,” terangnya.

Kasatreskrim menjelaskan, dibutuhkan kerja sama dengan semua Pihak terkait agar dapat bersama-sama melakukan upaya untuk mencegah terjadinya Kasus yang dapat menimpa Anak-anak di Way Kanan.

Menurutnya, Sejauh ini khususnya Kepolisian melalui Bhabinkamtibmas sudah melakukan  upaya sosialisasi dan penyuluhan terhadap masyarakat untuk mencegah terjadinya Tindak Pidana kekerasan dan kejahatan seksual terhadap anak dan Perempuan di Kabupaten Way Kanan.

“Namun, kami tidak bisa bekerja sendiri. Kami juga butuh dukungan dari  pihak terkait khususnya masyarakat Way Kanan. Sehingga kasus  seperti ini tidak terjadi di wilayah kita,” ujarnya.

Kasat juga berharap khususnya para orang tua agar selalu menjaga Anaknya supaya terhindar dari kejahatan terhadap Anak. Serta menyarankan jika terjadi Kasus Kekerasan dan kejahatan seksual terhadap anak dan Perempuan atau kasus tindak pidana lainnya agar segera melaporkan ke Polres Way Kanan.

“Tidak menutup kemungkinan masih ada kasus serupa yang mungkin belum kita ketahui. Oleh karena itu kami menyarankan jika ada indikasi kasus kejahatan terhadap anak jangan sungkan  untuk melaporkan ke Polres Way Kanan, agar dapat di lakukan tindakan tegas terhadap para pelaku,” pungkasnya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00