ITERA Kukuhkan 4.860 Mahasiswa Baru 80 Persen dari Sumatera

Foto: Humas ITERA

KBRN, Bandarlampung: Rektor Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha resmi mengukuhkan 4.860 mahasiswa baru ITERA dalam Sidang terbuka penerimaan mahasiswa baru ITERA tahun akademik 2022-2023, di Aula Gedung Kuliah Umum ITERA, Senin, 15 Agustus 2022. Pengukuhan mahasiswa baru ditandai dengan ucap janji mahasiswa ITERA oleh seluruh mahasiswa baru, dilanjutkan dengan simbolis pemakaian jas almamater.

Sidang penerimaan mahasiswa baru ITERA dihadiri Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, yang diwakili Direktur Rehabilitasi Hutan Direktorat Jenderal PDASRH-KLHK, Nikolas Nugroho Surjobasuindro, S.Hut., M.T,  Gubernur Provinsi Lampung, diwakili Wakil Gubernur Chusnunia Chalim M.Si., M.Kn., Ph.D., serta perwakilan Gubernur Se- Sumatera, dan tamu undangan.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI, Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A.,dalam sambutan secara dalam jaringan berharap, mahasiswa baru dapat memanfaatkan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) untuk terus membangun dan mengembangkan diri. “Program MBKM adalah pintu untuk menentukan arah kalian berjalan dan berlari ke arah masa depan, terus semangat dan saya tunggu partisipasi adik-adik semua untuk menjadi bagian dari Kampus Merdeka,” ujar Nadiem.

Sementara Rektor ITERA Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha, dalam pidatonya kembali menyampaikan tujuan awal pendirian ITERA yaitu untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul di bidang sains dan teknologi, guna membangun Sumatera dan Indonesia. Untuk itu, pada tahun ini, dari sebanyak 4.860 mahasiswa, 80,1 % mahasiswa baru ITERA berasal dari Pulau Sumatera. “Saya rasa jumlah ini ideal, karena kembali ke tujuan awal pendirian ITERA adalah untuk Sumatera,” ujar Rektor.

Dengan penambahan 4.860 mahasiswa baru tersebut, secara keseluruhan total mahasiswa aktif ITERA sampai dengan tahun 2022 yaitu sebanyak 19.605 mahasiswa, tersebar di 39 program studi sarjana (S1), dan satu program pascasarjana fisika.

Rektor berharap para mahasiswa baru ITERA selalu menjaga nama baik dan turut membanggakan ITERA sebagai almamater melalui prestasi dan kesuksesan. Selain itu, mahasiswa baru juga diminta aktif dalam organisasi guna melatih soft skill sebagai penunjang keahlian.

Sementara Ketua Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) ITERA Dr. Eko Satria, M.Si., dalam laporannya menyampaikan, sebanyak 4.860 mahasiswa baru ITERA tahun ini diterima melalui enam jalur yaitu SNMPTN, SBMPTN, SMMPTN-Barat, Ujian Seleksi Mandiri Prestasi Khusus, Ujian Seleksi Khusus Prodi Baru, serta jalur penerimaan Afirmasi Pendidikan Tinggi oleh Kemendikbudristek (Adik).

Adapun rincian jumlah mahasiswa dari masing-masing jalur penerimaan yaitu SNMPTN sebanyak 2.186 mahasiswa (44,98%), SBMPTN 2.373 mahasiswa (48.81%), SMMPTN 210 mahasiswa (4.32%), USM Prestasi Khusus 32 mahasiswa (0,66%), USK Prodi Baru 54 mahasiswa (1,11%), dan Adik sebanyak 6 orang (0,12%).

Eko juga memaparkan, 4.860 mahasiswa baru ITERA merupakan putera puteri terbaik bangsa yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Jika dikelompokkan berdasarkan regional pulau asal mahasiswa baru ITERA, yang berasal dari pulau Sumatera berjumlah 3.895 atau 80,1%, sedangkan yang berasal dari luar pulau sumatera berjumlah 965 atau 19,9%.

Jika dikelompokkan berdasarkan regional pulau asal mahasiswa baru ITERA, yang berasal dari pulau Sumatera berjumlah 3.895 atau 80,1%, sedangkan yang berasal dari luar pulau sumatera berjumlah 965 atau 19,9%.

Sementara 5 provinsi terbanyak yang mengirimkan putera puteri terbaiknya di ITERA adalah pertama Provinsi Lampung sebanyak 2.134 mahasiswa (43,91%), disusul Sumatera Utara 841 mahasiswa (17,3%), Jawa Barat 439 mahasiswa (9,03%), Sumatera Selatan 332 mahasiswa (6,83%), dan kelima Sumatera Barat 329 mahasiswa (6,77%).

Selain pengukuhan mahasiswa baru, dalam kesempatan yang sama dilaksanakan gerakan penamanamn 5.000 pohon oleh mahasiswa baru ITERA, yang didukung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, melalui Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Hutan Lindung Way Seputih Way Sekampung (BPDASHL WSS). Sementara, sebagai budaya akademik ITERA, dalam sidang penerimaan mahasiswa baru kali ini juga disampaikan orasi ilmiah oleh dosen Program Studi Rekayasa Kehutanan ITERA, Dr. Sena Maulana, S.Hut., M.Si., berjudul Pemanfaatan dan pengembangan hasil hutan bukan kayu sebagai salah satu solusi mengatasi degradasi hutan alam.

Selain itu, di hadapan mahasiswa baru, Rektor juga menganugerahkan penghargaan mahasiswa berprestasi tahun 2022 dan penghargaan Ofyar Z Tamin (OZT) Award kepada mahasiswa tahapan persiapan bersama (TPB) berprestasi. Pemberiaan penghargaan diharapkan dapat memacu semangat mahasiswa baru dalam menempuh perkuliahan. (*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar