Menjelang Idul Adha, Komisi II Akan Cek Harga Kebutuhan Pokok

Sekretaris Komisi II DPRD Lampung Lesty Putri Utami/Foto: RRI

KBRN, Bandarlampung: Menjelang hari raya Idul Adha 1443 Hijriyah yang jatuh pada Minggu 10 Juli 2022 mendatang Komisi II DPRD Lampung menjadwalkan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah pasar tradisional.

Selain untuk memantau langsung harga, sidak juga dilakukan untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok.

Sekretaris Komisi II DPRD Lampung, Lesty Putri Utami mengatakan pihaknya memberi perhatian khusus, terkait dengan melambungnya harga sejumlah kebutuhan pokok.

"Memang kami berencana turun untuk mengecek itu ya. Tapi tertunda karena padatnya agenda di DPRD," kata Lesty kepada RRI.co.id, Rabu (6/7/2022).

Menurut Lesty, seharusnya pemerintah sudah memiliki regulasi yang jelas terkait dengan harga kebutuhan pokok, agar tidak membebani masyarakat.

"Karena saya banyak dapat keluhan yang disampaikan masyarakat khususnya dari kalangan ibu rumah tangga yang berteriak, karena naiknya harga kebutuhan pokok," imbuhnya.

Oleh karena itu, politisi PDI Perjuangan ini menegaskan, dalam dua atau tiga hari ke depan sebelum Idul Adha, akan turun ke lapangan.

"Insya Allah Kamis atau Jumat ini nanti, kami dari Komisi II akan turun ke untuk mengecek harga dan ketersediaan kebutuhan pokok," tandas Lesty.

Sebelumnya Srikandi muda PDI Perjuangan ini menyayangkan sikap Pemerintah Daerah yang terkesan lamban menyikapi kenaikan harga kebutuhan pokok.

"Pemerintah Daerah seharusnya sudah melakukan langkah untuk mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok, agar tidak menjadi menjadi persoalan di masyarakat. Apalagi Provinsi Lampung merupakan salah satu daerah penghasil sayur mayur seperti kol, tomat, cabai dan sejumlah komoditi lainnya," pungkasnya.

Diketahui, berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Lampung, untuk menekan lonjakan harga kebutuhan pokok, salah satunya dengan menggelar Operasi Pasar.

Namun, hingga kini upaya tersebut dirasakan belum efektif menekan laju kenaikan harga. Oleh karena itu, Lesty meminta Pemerintah Provinsi Lampung mengeluarkan kebijakan untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar