Menjelang Hari Raya Idul Adha, Lapak Hewan Kurban Mulai Bermunculan

Kambing di lapak Mukhodin di Jl. P. Sebesi, Sukarame

KBRN, Bandarlampung: Menjelang hari raya Idul Adha 1443 Hijriyah, permintaan hewan ternak seperti sapi dan kambing lumayan cukup tinggi.

Kondisi ini menjadi salah satu pemicu bermunculannya lapak-lapak penjualan hewan kurban di Bandarlampung.

Salah satu lokasi penjualan hewan kurban berada di Jl. Pulau Sebesi, Kecamatan Sukarame, Kota Bandarlampung.

Mukhodin, pedagang yang membuka lapak hewan kurban ini mengakui omset penjualan Kambing dagangannya tak menentu, lantaran sekarang banyak pesaing yang sudah mulai membuka lapak.

Pria yang sudah berjualan dari tahun 80-an ini, mengaku menjual kambing untuk keperluan kurban saat hari raya Idul Adha dan aqiqahan.

"Selain kambing jenis kacang, ada kambing rambon dan kambing keturunan etawa," kata Mukhodin, Selasa, (28/6/2022).

Dia mengaku rata-rata kambing yang dijual berusia 2 tahun, dengan harga bervariasi mulai dari Rp.2,5 sampai Rp.4 juta rupiah per ekor, tergantung dengan jenis dan ukurannya.

"Insya aman. Sudah diperiksa kesehatannya. Selama saya dagang, juga belum pernah ada yang kena penyakit," tandasnya.

Mukhodin mengaku membuka lapak di pinggir Jl. Pulau Sebesi baru beberapa hari lalu. Sebelumnya Mukhodin membuka lapak di Jl. Legundi Antasari dan beberapa wilayah lainnya.

Mukhodin mengaku pada tahun-tahun sebelumnya bisa menjual 100 ekor namun perlahan berkurang, karena banyaknya pesaing.

Bagi umat Islam, perayaan hari raya Idul Adha selalu diikuti dengan penyembelihan hewan kurban. Hewan kurban biasanya sapi, kambing, atau domba.

Selain memastikan kesehatan hewan ternak, masyarakat yang akan membeli hewan kurban juga harus mengetahui kriteria hewan ternak yang layak untuk dijadikan kurban.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar