PMK Hewan Ternak Masuk Lampung, Disnakeswan San Kesmavet Gelar Rakor

KBRN, Bandar Lampung : Indonesia sebelumnya telah bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak sejak tahun 1986.

Namun, tiga puluh enam tahun kemudian tepatnya bulan April dan Mei tahun 2022, sapi yang bergejala PMK mulai muncul di Kabupaten Gresik, Lamongan, Sidoarjo, dan Mojokerto Provinsi Jawa Timur.

Mewabahnya penyakit mulut dan kuku (PMK) di Indonesia yang awalnya ditemukanpenyakit pada ribuan sapi ternak di Jawa Timur dan Aceh, saat ini mulai masuk kewilayah Provinsi Lampung.Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Provinsi Lampung Anwar Fuadi kepada RRI mengakui, saat ini pihaknya telah mendapatkan laporan di dua Kabupaten di Lampung yaitu Kabupaten Tulang Bawang Barat dan Mesuji, yang ditemukan 6 ekor hewan terindikasi mengidap penyakit tersebut. 

Menyikapi laporan tersebut menurutnya Disnakeswan Provinsi Lampung pada hari minggu 15 Mei 2022, menggelar rapat koordinasi bersama berbagai stakeholder terkait.

"Hari ini kita menggelar rapat koordinasi menyikapi adanya hewan ternak di beberapa daerah di Lampung yang terindikasi kuat mengidap PMK. Stakeholder terkait kami kumpulkan, mulai dari Dinas Peternakan Kabupaten Kota, Penyuluh dan dokter hewan,"ungkapnya (15/5/2022).

Sebelumnya Dinas Peternakan Hewan Provinsi Lampung telah mengkonfirmasi ada 6 ekor sapi yang terindikasi positif mengidap Penyakit Mulut dan Kuku.

Sehingga menurut Anwar Fuadi, uaya peningkatan koordinasi guna mencegah meluasnya penyakit tersebut kepada hewan ternak diLampung sangat diperlukan, mengingat PMK merupakan penyakit hewan menular yang paling ditakuti di dunia karena menimbulkan kerugian sangat besar baik ekonomi maupun sosial.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar