Mencuri Ponsel Di Keputran, Warga Pringsewu Timur Diringkus Polisi

KBRN, Pringsewu : Terlibat kasus pencurian dua unit telepon seluler, Nur (34), warga Jalan Johar RT. 002/005 Kelurahan Pringsewu Timur, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu diringkus Tekab 308 Unit Reskrim Polsek Sukoharjo Polres Pringsewu,  Rabu (25/05/22) sekira pukul 22.00 WIB malam. Karena berupaya melawan petugas, terpaksa dilakukan tindakan tegas terukur pada bagian kakinya.

Menurut Kapolsek Sukoharjo Iptu Poltak Pakpahan, tersangka Nur diringkus saat sedang berada di jalan umum di Desa Halanganratu, Kecamatan Negerikaton, Kabupaten Pesawaran. "Tersangka Nur diamankan polisi atas dugaan telah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan dua unit ponsel merk Vivo Y30 dan Realme C21 di rumah korban, Gatot Adi Candra (31) di Pekon Keputran, Kecamatan Sukoharjo", kata Poltak, mewakili Kapolres AKBP Rio Cahyowidi, Jumat (27/05/22). 

Pencurian dilakukan tersangka Nur pada hari Sabtu, tanggal 12 September 2021 sekira pukul 03.00 WIB. "Saat dicuri, ponsel milik korban sedang di-cas di ruang tengah rumahnya. Tersangka Nur masuk kedalam rumah korban setelah terlebih dahulu mendongkel daun jendela dengan menggunakan sebilah obeng. Atas kejadian tersebut, korban kehilangan dua unit ponsel senilai Rp. 4,2 juta dan melaporkan kepada pihak kepolisian. Berbekal laporan korban, kami segera melakukan proses penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi pelaku, serta berupaya melakukan penangkapan. Namun, tersangka sudah melarikan diri. Setelah hampir setahun kami kejar, akhirnya tersangka berhasil kami ringkus saat dalam perjalanan menuju Mesuji", ungkapnya.

Lebih lanjut Poltak Pakpahan mengatakan Nur merupakan residivis kasus pencurian dan terakhir keluar dari lembaga pemasyarakatan pada 2012 lalu. Menurut tersangka, dua unit ponsel hasil curian telah dijual seharga Rp 1,6 juta, dan uangnya telah habis digunakan untuk bersenang senang. "Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka dibawa ke Mapolsek Sukoharjo untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya tersebut, tersangka disangkakan melanggar pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman hingga 5 tahun penjara", pungkasnya. (*/ Isnanto Hapsara)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar