Sempat Kabur Ke Palembang, Pelaku Curanmor Diamankan Satreskrim Polres Pringsewu

KBRN, Pringsewu : Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Pringsewu Polda Lampung berhasil mengamankan SA (35), warga Dusun Sukamara, Pekon Mulangmaya, Kecamatan Kotaagung Timur, Kabupaten Tanggamus, seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang sempat kabur setelah melakukan aksinya pada Kamis (14/01/22) lalu.

Menurut Kasat Reskrim Polres Pringsewu Iptu Feabo Adigo Mayora Pranata mewakili Kapolres setempat AKBP Rio Cahyowidi mengatakan tersangka SA diamankan tim khusus anti bandit pada Selasa (24/05/22) sekira pukul 01.00 WIB dini hari di Pringsewu setelah kembali dari tempat pelariannya di Palembang, Sumatera Selatan.

Tersangka diamankan polisi lantaran telah terlibat dalam perkara pencurian kendaraan bermotor jenis Honda Beat dengan nomor polisi BE 6254 US milik korban Niken Wulan Arta (19) yang sedang diparkirkan di halaman Masjid Jami' KH.Ghalib di Kelurahan Pringsewu Barat, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu. Atas kejadian pencurian tersebut, korban kehilangan satu unit sepeda motor seharga Rp 12 juta. "Tersangka kita amankan lantaran telah terlibat dalam kasus curanmor bersama salah seorang temannya berinisial SY yang sudah tertangkap terlebih dahulu," kata Feabo, dalam release Humas Polres Pringsewu, Rabu (25/05/22).

Saat melakukan pencurian, lanjut dia, tersangka berhasil kabur membawa sepeda motor hasil curian, sementara rekannya SY berhasil ditangkap polisi bersama warga saat terjatuh tidak jauh dari lokasi kejadian. Setelah mengetahui rekannya tertangkap, SA lalu menyembunyikan sepeda motor curian tersebut di sebuah rumah kosong di wilayah Kecamatan Cukuhbalak, Kabupaten Tanggamus, selanjutnya ia melarikan diri ke Palembang.

Saat interogasi, terungkap SA dalam aksinya berperan sebagai eksekutor dengan menggunakan kunci T, sedangkan SY bertugas sebagai joki dan mengawasi area sekitar lokasi pencurian. "Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka diamankan di Mapolres Pringsewu dan dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman pidana hingga 7 tahun penjara", pungkasnya. (*/ Isnanto Hapsara)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar