Ayah Leli Agustin, Korban Perampokan Yang Tewas Minta Pelaku Dihukum Mati

Suasana rumah duka Leli Agustin, di Desa Tambah Subur, Way Bungur, Lampung Timur/RRI

KBRN, Bandarlampung: Peristiwa perampokan yang disertai pembunuhan di salah satu Agen BRI Link dengan korban Leli Agustin (20) di Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur pada Jumat (21/1/2022) masih menyisahkan duka yang mendalam. Ketika ditemui RRI di rumah duka yang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian, orang tua Leli masih tidak menyangka anaknya tewas dengan mengenaskan.

Mursidi, ayah Leli menyesalkan peristiwa yang menewaskan  anak sulungnya itu. "Pelakunya kejam dan gak punya hati. Anak saya perempuan. Tega ditembak sampai meninggal gitu," tuturnya sembari menahan air mata, Selasa (25/1/2022).

Dia dan keluarga besarnya berharap kepada aparat penegak hukum agar bisa segera menangkap pelakunya.

"Harus dihukum berat. Tembak, dan pokoknya hukum mati pelakunya. Nyawa dibayar nyawa," tandasnya.

Sementaraa itu Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad menjelaskan, pihaknya telah membentuk tim khusus untuk memburu pelaku perampokan uang senilai Rp50 juta yang terjadi di Agen BRI Link di Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur, Jumat (21/1/2022).

Menurutnya, tim khusus tersebut terdiri dari Ditreskrimum Polda Lampung, Polres Lampung Timur dan beberapa Polres yang dekat dengan wilayah kejadian. Ditegaskan Pandra, dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi di lokasi, polisi sudah mengantongi identitas pelaku.

“Ya dari hasil olah TKP, keterangan saksi-saksi dan rekaman CCTV, kami sudah mengantongi identitas pelaku. Untuk itu, karena ini menjadi atensi pimpinan kami, jajaran Polda Lampung mohon dukungannya kepada masyarakat Lampung agar pelaku cepat kita tangkap. Sampai saat ini kami terus berupaya mengejar keberadaan pelaku,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar