Penyelundupan Satwa Liar Dilindungi Kembali Diungkap KSKP Bakauheni

KBRN, Lampung Selatan: Petugas Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Bakauheni kembali menggagalkan penyelundupan satwa liar di lindungi pada Kamis (15/9/21) malam. Sebelumnya, petugas KSKP menggagalkan penyelundupan organ tubuh harimau sumatera pekan lalu dan kali ini petugas kembali menemukan satwa liar di lindungi di antaranya, dua ekor siamang hitam, tiga ekor burung elang brontok, tiga ekor burung beo dan satu ekor burung jenis kapas tembak. Secara keseluruhan satwa satwa tersebut termasuk satwa di lindungi yang hampir punah keberadaanya di wilayah Sumatera.

Terungkapnya upaya penyelundupan satwa tersebut, saat petugas KSKP melakukan razia rutin di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni. Petugas yang curiga dengan adanya kendaraan bus penumpang Lorena yang memasuki pemeriksaan seaport interdiction. Saat di lakukan pemeriksaan, petugas menemukan lima kardus besar yang berisikan satwa liar di lindungi. Ketika ditanya petugas, sopir bus tersebut mengaku paket kardus itu di dapat dari seseorang di pinggir jalan di daerah Pekan Baru, Riau.

Sang sopir juga tidak mengetahui jika isi dalam kardus tersebut berisikan satwa di lindungi. Dirinya hanya di janjikan upah angkut satu satu setengah juta rupiah untuk membawa paket tersebut ke Jakarta.

Kepala KSKP Bakauheni AKP Ridho Rafika mewakili Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin mengatakan, pihaknya akan menyerahkan satwa dilindungi tersebut ke petugas karantina dan BKSDA untuk mendapatkan perawatan khusus karena melihat kondisi fisik satwa tersebut sudah mulai lemah.

Sementara itu Suhairul petugas Bksda Kepala Pos Bakauheni mengatakan, melihat kondisi satwa tersebut lemah, pihaknya akan merawatnya terlebih dahulu sebelum dilakukan pelepasliaran.

Terkait dengan sopir bus Lorena bersama dengan kondektur saat ini masih menjalani pemeriksaan di kantor KSKP Bakauheni.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00