KSKP Bakauheni dan Satnarkoba Polres Lampung Selatan Gagalkan Penyelundupan 28 Kg Ganja

Waka Polres Lampung Selatan Kompol Firman Sontama saat ekspos penggagalan pengiriman ganja/ist

KBRN, Lampung Selatan: Penyelundupan 28 kg tersebut dilakukan menggunakan truk box ekspedisi Indah Chargo bernomor  polisi B 9817 FXU yang dikemas dalam satu kardus berwarna coklat.

Puluhan daun ganja kering itu dibungkus karung plastik warna putih berisi 28 potong baju kaos, yang didalamnya berisi 28 paket ganja siap edar.

Penggagalan pengiriman ganja itu diungkap Wakapolres Lampung Selatan, Kompol Firman Sontama, S.Sos, didampingi Kabag Ops, Kabagren, Kapolsek KSKP AKP Ridho Rafika, dan Kasat Narkoba dalam jumpa pers, Kamis (5/8/2021) di halaman Kantor KSKP Pelabuhan Bakauheni.

Wakapolres menuturkan, pada Sabtu (31/7/2021) di depan Seaport Interdictions pintu masuk Pelabuhan Bakauheni,  pihaknya berhasil mengamankan 28 paket ganja kering siap edar yang dikemas dalam kardus dan dibungkus karung plastik berwarna putih.

"Barang haram yang akan diedarkan ke pulau Jawa ini, dikirim menggunakan jasa ekspedisi Indah Cargo. Petugas yang melakukan pemeriksaan menemukan paket barang haram ini yang berasal dari Aceh," ungkap Kompol Firman Sontama, mewakili Kapolres lampung selatan AKBP Edwin.

Selanjutnya petugas membawa kendaraan dan barang bukti berupa ganja tersebut bersama pengemudinya untuk dimintai keterangan.

Saat dilakukan pengembangan pihaknya berhasil mengamankan F (40) warga Dusun Bineh Blang, Desa Kampung Raya, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar.

"Dari hasil pemeriksaan diketahui, pelaku adalah pemilik atau sebagai bandar narkotika jenis ganja. Peaku juga mengaku sudah tiga belas kali melakukan pengiriman daun ganja ke pulau Jawa," tandasnya.

Waka Polres menambahkan, pelaku dengan sengaja memanfaatkan momen PPKM darurat di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni, seakan akan pelaku sudah membaca situasi terlebih dahulu sebelum melakukan pengiriman daun ganja tersebut.

Dimana seluruh petugas jaga si pintu masuk pelabuhan fokus dengan pemeriksaan rapid antigen dan pemeriksaan surat vaksin sebagai syarat melakukan penyeberangan ke pulau Jawa.

"Namun berkat kejelian petugas, aksi pelaku dapat digagalkan," tegas Waka Polres.

Akibat perbuatannya, F (40) dijerat Pasal 111 (2)  jo pasal 114 (2) UU RI Nomor 35/2009 tentang Narkotika, dan diancam pidana seumur hidup.

Saat ini tersangka berikut barang bukti diamankan di Polres Lampung Selatan guna penyidikan lebih lanjut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00