Pemilik Kosmetik Ilegal Ditetapkan Sebagai Tersangka

KBRN, Bandarlampung: Satreskrim Polresta Bandarlampung akhirnya menetapkan seorang warga Telukbetung Utara sebagai tersangka peredaran kosmetik ilegal. Penetapan tersebut menindaklanjuti penggerebekan pelaku dengan barang bukti di rumah kontrakan Kelurahan Kedamaian Indah. Pemuda berinisial RB, 32 tahun, warga Gulak-galik, Telukbetung Utara, Bandarlampung, menjadi tersangka distributor 38 ribu botol kosmetik ilegal.

Kepada petugas, tersangka mengaku barang tersebut dipesan lewat online dari Surabaya dan Jakarta. Pemesanan sudah berjalan enam bulan.

Kasatreskrim Polresta Bandarlampung Kompol Resky Maulana mengatakan tersangka RB telah menyebarkan kosmetik ilegal produksi RDL Pharma Filipina di pasaran Lampung dengan harga Rp20 ribu per botol.

“Penjualan menguntungkan Rp7 juta sampai Rp 8 juta per pekan,” jelas Resky.

Sebelumnya, Satreskrim Polresta Bandarlampung menggerebek sebuah rumah yang berisi 38 ribu botol kosmetik diduga tanpa izin edar di Kelurahan Kedamaian Indah, Bandarlampung. Dalam penggerebekan itu, terdapat puluhan ribu kosmetik yang umumnya untuk pembersih muka dan pemutih wajah. Dari hasil penyelidikan, setidaknya sudah ada 11 ribu botol kosmetik tersebut tersebar atau dijual di Lampung. Tempat tersebut dijadikan distributornya di Bandarlampung yang menumpuk barang sejak awal Tahun 2021

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00