Begini Pelaksanaan Sambut Idul Adha Di Masa Pandemi

KBRN, Sabang: Pemerintah Daerah Kota Sabang melalui Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Sabang dan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Sabang, agendakan ketetapan tiga kegiatan pokok sambut hari raya Idul Adha 1441 Hijjriah, dimasa Pandemi.

Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Sabang, H. Marwan, kepada RRI menjelaskan, dalam hal menyambut hari raya Idul Adha tahun ini secara umum ada tiga kegiatan pokok, diantaranya penyembelihan hewan qurban. Rabu (22/7/2020)

Dikatakannya, Panitia Hari Besar Islam (PHBI) tingkat Kota Sabang, untuk tahun 2020 ini tidak mengkoordinir penyelenggaraan penyembelihan hewan qurban karena adanya Pandemi Covid-19, tetapi dikelola tiap-tiap Mesjid dan Menasah atau masing-masing Gampong (desa), diharapkan ketika pelaksaannya mengedepankan protokol kesehatan pemerintah.

Selanjutnya, untuk pelaksanaan shalat ied Idul Adha menurut rapat koordinasi yang dihadiri pejabat Forkopimda Kota Sabang, masih menunggu pertimbangan MPU Kota Sabang, apakah akan dilaksanakan di Mesjid atau di lapangan terbuka.

Selain itu, Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Sabang dan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Sabang, meniadakan penyelenggaraan pawai takbiran dimalam Idul Adha 1441 Hijjriah.

Menurut Marwan, tidak diselenggarakannya pawai takbiran dimaksud seperti tahun sebelumnya, menyusul adanya surat edaran Gubernur Aceh tentang manajemen menghadapi krisis dampak Covid-19.

“Ada tiga tahapan manajemen menghadapi krisis dampak Covid-19, tahapan pencegahan krisis, saat krisis, dan pasca krisis, pada saat pencegahan krisis dan saat krisis, ini tidak boleh melakukan kegiatan mengumpulkan orang, tidak menyelenggarakan perayaan hari besar keagamaan termasuk pawai,”

“sedangkan misalnya disebut dengan pasca krisis, berarti ini sudah selesai masalah krisis ini, itu sudah boleh dilakukan tetapi terbatas dan bertahap, juga tidak boleh kita lakukan seperti tahun-tahun kemarin sebelum Covid,” terang Marwan, diruang kerjanya.

Selain adanya surat edaran dari Gubernur Aceh Aceh tentang manajemen menghadapi krisis dampak Covid-19, juga menyusul adanya surat edaran dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia melalui Polres Sabang, tutup Marwan. (HBS)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00