Batal Berangkat, Belum ada CJH Sabang ajukan pengembalian dana Bipih

Ka. Kemenag Kota Sabang_DRS> Marzuki
Pembuatan Identias jemaah haji Sabang
Jemaah haji Sabang tahun 2019
Peusijuk jemaah Haji Sabang

KBRN, Sabang : Sebanyak 46 Calon jemaah haji Kota Sabang batal berangkat tahun2020 ini. Kementerian Agama memberikan dua opsi bagi Jemaah Haji yang sudah membayarkan biaya pelunasan Ibadah Haji (Bipih) tahun ini. himga kini belum satupun calon Jemaah mengajukan permohonan pengembalian Bipih tersebut.

Sebanyak 46 Calon jemaah haji asal Sabang batal berangkat tahun ini. keseluruhan calon jemaah tersebut sudah melunasi Biaya Pelunasan Pemberangkatan haji tahun 1441 H/2020 ini. Jemaah asal dua Kecamatan di Sabang tersebut diberikan 2 opsi untu pengembalian pelunasan biaya haji hanya sebesar 6 juta 19 ribu rupiah dari dana haji keseluruhan 31 juta 454 ribu 602 rupiah. Ataupun tetap mentimpannya kepada badan Pengelola Keuangan haji (BPKH).

Hal itu dikatakan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sabang Drs. Marzuki saat ditemui di Kantor Kemenag setempat rabu (10/6/2020). Dikatakan Marzuki terakhir Jemaah haji Sabang, sudah menyelesaikan  pengurusan paspor ke Imigrasi stempat dan beberapa Manasik haji, Namun terhenti akibat pandemi COVID-19 dihentikan. Belakangan sesuai terbitnya Kepeutusan Meneteri Agama RI Nomor 494 Tahun 2020, Keberangkatan jemaah ditunda tanhun ini.  namun bagi calo Jemaah yang sudah melunasi biaya pelunasan sebesar 6 juta rupiah bisa mengajukan permohonan penarikan kembali dana tersebut kepada Kemenag Kabupaten/Kota dan meneruskan ke Kabid Kemenag Provinsi selanjutnya di teruskan ke Kemenag

“benar dari Informasi kasi Haji yang meneruskan dari Kabid haji Provinsi bahwa keberangkatan haji tahun ini ditunda akibat COVID-19. Selanjutnya calon haji di berika dua opsi bisa menarik kembali dana pelunasan haji sebesar 6 juta lebih itu dengan mengajukan permohonan ke Kemenag Kabupaten Kota dan seterusnya mengajukuan ke Provinsi dan ke Pusat, dan dalam beberapa hari akan diproses. Tapi bila tidak ingin menarik dana tersebut akan tetap di kelola oleh BPKH,” ujar nya Rabu (10/6/2020).  

Hingga saat ini kata Kakemenag Sabang Marzuki belum ada jemaah yang mengajukan permohonan biaya pelunasan keberangkatan Ibadah haji tersebut. dikatakan apabila jemaah mengambilnya mau tidak mau harus melunasinya kembali tahun depan.  

“belum, sampai sekarang belum ada jemaah yang mengajukan permohonan menarik dana tersebut”. uajrnya

Seperti diketahui Pemerintah meniadakan Ibadah haji tahun ini akibat menderanya wabah COVID-19 diseluruh dunia. Termasuk Arab Saudi. Marzuki meminta agar jemaah haji bersabar akibat ditundanya haji pada tahun ini. Kendati demikian ia berharap tahun depan Ibadah haji dpat dilaksanakan seperti mana biasa.

Daftar tunggu haji Sabang hingga tahun ini mencapai sembilan tahunan, Dengan penundaan ini maka antrian pemberangkatan haji akan bertambah paling tidak 10 tahun mendatang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00