Ditinggal Pemilik, Rumah Shelter Hangus Terbakar di Aceh Besar

KBRN, Kota Jantho :  Sebuah rumah shelter kontruksi kayu milik Bandahasanah (65 Tahun) di Gampong Blang Krueng Kecamatan Baitussalam Aceh Besar Minggu (28/2/2021) sekitar pukul 15.00 Wib musnah terbakar beserta isinya.

Menyusul terjadinya musibah kebakaran tersebut meski tdk ada korban jiwa manusia tapi tidak ada barang yang terselamatkan karena saat kejadian pemiliknya sedang tidak ada di rumah tapi di rumah anaknya.

Kepala Pelaksanan BPBD Aceh Besar Farhan AP kepada RRI mengatakan, petugas piket pemadam BPBD Aceh Besar menerima Informasi awal tentang adanya kejadian kebakaran yang disampaikan oleh warga masyarakat melalui telefon emergency.

Menurut keterangan warga setempat pada saat kejadian korban sedang tidak berada di rumah beliau sedang berada di rumah anak nya yang tak jauh dari lokasi kejadian.

"Dikarenakan kondisi cuaca yang panas dan rumah yang berkontruksi kayu tersebut sehingga api begitu cepat dan mudah menghabiskan rumah korban sehingga harta benda milik korban tak satupun ada yang berhasil diselamatkan,"ujar Farhan.

Farhan didampingi Operator Pusdalops PB Iqbal juga menjelaskan, untuk penyebab kejadian kebakaran tersebut sudah dalam penanganan pihak berwajib Polsek Baitussalam.

Iqbal kepada RRI menambahkan, BPBD Aceh Besar mengerahkan dua unit armada pemadam kebakaran yang didatangkan dari pos Kajhu dan pos induk Sibreh serta di bantu oleh satu unit armada pemadam kebakaran dari kota Banda Aceh dan dukung oleh 10 personil pemadam kebakaran.

"Rumah yang berkontruksi kayu tersebut begitu cepat habis terbakar dan setelah dilakukan pemadaman hanya kerangka rumah yang tersisa dikarenakan rumah shelter  rangka baja nya saja yang tersisa sementara dinding dan bagian yang lain semua habis terbakar,"tuturnya.

Menurut Iqbal, pemilik rumah tersebut saat ini harus mengungsi kerumah anak yang tak jauh dari rumah korban yang terbakar, dan BPBD Aceh Besar telah melakukan koordinasi dengan DINSOS untuk penyaluran bantuan panik kepada korban kebakaran tersebut.

Usaha pemadaman dan pendinginan baru selesai di lakukan oleh petugas pada pukul 16.10.Wib."Dalam upaya pemadaman tersebut petugas Pemadam ikut di bantu oleh TNI koramil setempat, POLRI polsek setempat, RAPI, ERPA dan warga masyarakat,"demikian keuchik Iqbal.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00