Karhutla di Aceh Selatan Sudah Capai 80 Hektar, Api Belum Padam

Foto : Dok BPBD

KBRN, Tapaktuan : Kebakaran lahan gambut di Kabupaten Aceh Selatan dilaporkan semakin meluas. Hingga kini tim gabungan dari BPBD Aceh Selatan, TNI, Polri dan unsur yang terlibat masih berjibaku memadamkan api. 

"Update terkini yang dilaporkan Pusdalops BPBD Aceh Selatan hari ini bahwa luas kebakaran lahan sudah mencapai 80 hektar," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Ilyas dalam keterangannya di Banda Aceh, Rabu (24/2/2021). 

Ilyas menyebutkan, petugas mengalami kendala saat melakukan pemadaman api di sejumlah titik karena sumber air terbatas dan tidak bisa diakses oleh armada damkar. Ditambah lagi, cuaca di wilayah Kabupaten Aceh Selatan saat ini masih dalam kondisi musim kemarau. 

"Sumber air terbatas di sekitar lokasi kebakaran. Akses jalan sulit untuk dilalui mobil damkar. Mesin pompa air dan selang air terbatas. Asap tebal sehingga sulit dilalui mobil damkar dan penyebaran api meluas akibat cuaca panas serta angin kencang dan titik api semakin jauh dari jangkauan mesin pompa air," ungkapnya. 

Menurutnya, kebakaran lahan gambut di Aceh Selatan sudah memasuki hari ke-10 dan berdasarkan laporan petugas di lapangan api belum padam. Bahkan, pada hari ini area lahan gambut yang terbakar bertambah menjadi 18 hektar. 

"Kondisi terkahir yang dilaporkan memasuki hari ke-10 area lahan yang terbakar meluas menjadi 80 hektar. Luas lahan yang telah terkendali (dipadamkan) 38 hektar. Luas lahan masih berasap 42 hektar. Sampai saat ini api belum berhasil dipadamkan," bebernya. 

Ilyas menyampaikan, kebakaran lahan gambut di Aceh Selatan terjadi pada tanggal 14 Februari 2021. Kebakaran terjadi di sejumlah desa di Kecamatan Samadua, Kecamatan Bakongan, Kecamatan Trumon dan Kecamatan Kluet Tengah, Kecamatan Labuhan Haji Kecamatan Sawang. 

"Penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan petugas berwenang," pungkasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00