Abaikan Prokes, Sekolah di Aceh Singkil Siap Untuk di Tutup Sementara

Suasana Siswa SD Sebelum Masuk Kelas

KBRN, Singkil : Penerapan proses belajar mengajar (PBM) secara tatap muka di Kabupaten Aceh Singkil semenjak Januari 2021, terus mendapatkan pengawasan yang ketat dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat. Terutama, terkait dengan kepatuhan sejumlah sekolah dan murid dalam menerapkan protokol kesehatan (Protkes). Seperti, menjaga jarak tempat duduk siswa, menggunakan masker dan menyediakan sarana atau tempat cuci tangan.

Hal itu di sampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Aceh Singkil, Khalilullah. S.Pd. Kepada RRI, Rabu (20/01/2021).

" Pemberlajaran tatap muka di Aceh Singkil di masa Pandemi, masih  tetap berjalan lancar dan aman dengan tanpa mengesampingkan protokol Kesehatan."  Kata Khalilullah

Meskipun di akuinya, ada juga  beberapa sekolah yang di temukan sejumlah siswa lupa untuk membawa masker. Terutama, di tingkat Sekolah Dasar (SD). Sehingga, pihak sekolah berinisiatif untuk menyuruh para siswa untuk pulang dan menjemput masker mereka.

" Sekali tidak membawa masker, kita berikan masker cadangan dari sekolah. Akan tetapi, jika berulang - ulang kali kita sarankan siswa jemput masker dulu." Tambahnya 

Di samping itu, Khalil juga menegaskan, untuk penerapan protol kesehatan di saat proses belajar mengajar (PBM) berlangsung  tidak ada tawar menawar. Jika memang sudah di ingatkan tapi tetap mengabaikan,  tidak tertutup sekolah yang melanggar prokes tersebut akan ditutup sementara sampai mematuhi protkes.

" Melalui tim penanggulangan Covid-19 Dinas Pendidikan, kita akan tetap tegakkan Disiplin aturan Prokes di sekolah. Jika memang sekolah tidak mampu mengindahkan, kita akan tutup sementara sekolah tersebut." Tambahnya

Di tempat terpisah Ketika di konfirmasi salah satu Kepala Sekolah di Aceh Singkil, Suratmin. S.Pd Kepala UPTD SPF  SD Negeri 1 Gunung Meriah. Melalui Guru Kelasnya Rina. S.Pd kepada RRI mengatakan. Sejauh ini, selama proses pelaksanaann kegiatan proses belajar mengajar (PBM) berlangsung, protokol kesehatan di pastikan tetap di jalankan.Mulai dari penerapan sistem belajar secara bergantian, memastikan seluruh siswa cuci tangan sebelum belajar, melakukan berbagai kegiatan olah raga. Serta memastikan seluruh siswa mengenakan masker untuk pelindung diri. 

" Prokes tetap jalan, siswa tidak bawa masker kita suruh pulang," Sebut RinaLebih lanjut Kata Rina, dari 400 siswa yang di bagi kedalam13 rombong belajar (Rombel) di sekolah itu. Semenjak di laksanakanya PBM tatap muka, tidak ada di temuka  keluhan - keluhan siswa yang mengarah ke arah Covid-19.

" Tidak ada keluhan siswa yang mengarah ke Covid-19." Tambahnya

Pantauan RRI dari 11 Kecamatan di Kabupaten Aceh Singkil, tidak jarang di temukan masih ada sekolah - sekolah yang belum menerapkan prokes Kesehatan sepenuhnya. Terutama, di sekolah - sekolah yang terletak di pelosok yang  sulit untuk di pantau.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00