Buaya Tertangkap, Minat Pelancong Ke Pulau Banyak Terancam Menurun

KBRN, Singkil : Seiring dengan seringnya muncul sosok buaya air asin di kawasan wisata Pulau Banyak, Aceh Singkil, terancam berdampak terhadap menurunnya  animo turis dan wisatawan lokal mendatangi jejeran kepulauan indah di Kabupaten Aceh Singkil.

Hal itu di sampaikan Kabid Pemasaran Disparpora Aceh Singkil, Satiman, Kepada RRI Sabtu (05/12/2020).

 " Dengan tertangkapnya seekor buaya beberapa hari yang lalu, terancam sangat mempengaruhi minat para pengunjung wisatawan ke Pulau Banyak, Aceh Singkil." Sebut Satiman

Sebab, selain isu tentang banyaknya buaya berkeliaran di kawasan laut tersebut. Juga  selama Covid update pariwisata di akui kurang terpromosikan. 

Lebih lanjut kata Satiman, untuk menarik kembali minat pengunjung wisatawan Ke Pulau Banyak, Aceh Singkil.  Kedepan, ia bertekad info terbaru (Update) tentang pariwisata harus tersampaikan setiap triwulan kepada dunia luar.

" Harusnya update pariwisata ini, minimal kita enam bulan sekali. Baik mengenai ekosistem alamnya, maupun fasilitas - fasilitas pendukung tentang wisata Pulau Banyak, Aceh Singkil." Tambahnya

Di tempat terpisah, ketika di konfirmasi Kepala Wilayah II BKSDA Aceh. Hady Sofyan, melalui telpon selulernya mengatakan. Saat ini, buaya yang berhasil di evakuasi dari Pulau Banyak, Aceh Singkil, sudah di amankan di Kantor Balai BKSDA Aceh.

" Bersama dengan buaya dari Aceh Jaya, kita sudah amankan buaya yang tertangkap di Pulau Banyak, Aceh Singkil kemaren." Sebut Hady Sofyan 

Sementara itu di beritakan sebelumnya, tertangkapnya buaya ukuran sepanjang 4 meter tersebut. Karena keberadaan habitat hewan liar ini, telah menimbulkan keserasahan terhadap warga Desa Haloban dan Asantola,  Pulau Banyak Barat, Aceh Singkil.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00