Perjalanan ke Sabang tak lagi butuh Dokumen Kesehatan

KBRN, Sabang : Per Kamis 3 Desember 2020 tugas Satgas Covid-19 yang berada jalur penyeberangan laut Ulee Lheu Banda Aceh ke Sabang, berakhir. Pemeriksaan dokumen Kesehatan kepada Pelancong seperti Rapid tes dan hasil Swab menuju Sabang tidak lagi di wajibkan.

Pemerintah Kota Sabang melalui Surat Edaran No.440/6938 tanggal 3 Desember 2020, Menghentikan penjagaan seluruh petugas Satgas Covid-19 di Pelabuhan Ulee Lheu Banda Aceh yang memeriksa dokumen pelancong menuju Sabang.

Surat yang ditandatangani oleh Walikota Sabang Nazaruddin SI.Kom itu juga melampirkan 4 poin lain, Diantaranya Prokes dalam wilayah Kota Sabang tetap merujuk pada Pergub No. 51 tahun 2020 dan Perwal Sabang No. 30 tahun 2020. Selain itu juga bagi pelancong ke Sabang harus mempedomani regulasi yang berlaku secara Nasional.

Merujuk hal itu perjalanan ke Sabang lewat satu-satunya jalur laut Ulee Lheu dipastikan tidak lagi disyaratkan dokumen kesehatan seperti Surat Kesehatan bagi ber KTP Aceh, Rapid tes dan tes usap Swab bagi pengunjung luar Aceh.

“intinya kita pedomani Surat Edaran Walikota Sabang tanggal 3 Desember dan Pedoman regulasi Nasional yaitu SK Kemenkes No.HK.01.07/Menkes/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid -19, Bahwa orang dalam perjalan tidak akan di tes dan akan  difokuskan pada pintu masuk wilayah saja” jelas Kadis Perhubungan Kota Sabang yang juga salah satu tim gugus tugas Covid-19 Kota Sabang Ir. Syarbaini Kamis (3/12/2020).

Perbatasan Wilayah disininkata Syarbaini seperti Aceh Tamiang dan Kota Subulussalam, Yang berbatasan dengan Provinsi lain. 

Hal ini kata Syarbaini merupakan angin segar bagi sektor Wisata Sabang, Jelang pergantian tahun. Namun wisatawan tetap dianjurkan melaksanakan Prokes Kesehatan ketat selamandi Sabang, agar terhindar dari Covid-19 .

“Mari ke Sabang Kembali, karena sementara ini Pemeriksaan rapid tes, Swab dan surat Kesehatan ditiadakan, Dan tetap jaga prokes. Tim Gus sudah Kembali ke kesatuan masing-masing, Sesuai Tupoksinya” ajaknya.

Dia mengatakan para wisatawan sudah diperiksa diperbatasan Aceh, baik jalan darat maupun udara dan laut, dan pertimbangan lain adalah Kota Sabang yang telah kembali memasuki zona hijau, yang berarti penularan kasus Covid-19 rendah.

“syukur Alhamdulillah kita sudah masuk zona hijau kembali, Kita do’akan Sabang, dan daearh lain di Aceh dapat mempertahan kan zonasi ini” harapnya.

Dengan begitu kata dia Sabang dapat mengembalikan aktifitas ekonomi, Wisata dan Sosial masyarakat Sabang lebih baik. Dishub Sabang kata nya tetap akan terus mengawal pelaksanaan Prokes bersama Timgus Covid-19, Yakni memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00