Karyawan Arba Jaya Meninggal Tersengat Listrik di SBA

KBRN, Kota Jantho : Airul Andrian (22 tahun) karyawan PT Arba Jaya meninggal dunia secara mengenaskan akibat tersengat arus listrik saat sedang bekerja di PT Sulusi bangun Andalas (SBA) Lhoknga Aceh Besar, Selasa (27/10/2020) siang.

Kapolres Aceh Besar AKBP Riki Kurniawan melalui Kapolsek Lhoknga Ipda Pol Fauzi Atmaja SH yang dihubungi RRI membenarkan tentang adanya kejadian salah seorang karyawan PT Arba Jaya rekanan SBA tersebut.

”Untuk sementara diduga korban meninggal dunia akibat tersengat arus listrik saat hendak memasang lampu, jenazah korban yang tercatat warga Gampong Lamgaboh Kecamatan Lhoknga sudah dibawa pulang untuk dikebumikan,”ujarnya Selasa (27/10/2020) malam.

Menurut Fauzi Atmaja, tidak lama setelah kejadian korban dibawa dibawa ke ruang P3K PT. SBA yang selanjutnya dibawa ke IGD Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh.

“Nahas nyawanya tidak dapat tertolong sekira pukul 13.17 Wib pihak PT.SBA mendapatkan informasi bahwa korban sudah meninggal dunia,”pungkas Kapolsek Lhoknga Ipda Pol Fauzi Atmaja.

Sementara itu Head of Media PT Solusi Bangun Andalas (SBA) Faraby Azwany secara terpisah mengatakan, kecelakaan kerja dialami oleh seorang pekerja kontraktor dari PT Arba Jaya Group yang merupakan salah satu mitra kontraktor di SBA.

Menurutnya, kecelakaan terjadi pukul 12.00 WIB, saat korban sedang mengganti bola lampu di ketinggian lebih kurang 4 meter, korban tersengat arus listrik lalu terjatuh dari platform khusus untuk bekerja di ketinggian.

“Saat bekerja korban menggunakan APD lengkap yaitu helmet, kacamata safety, sepatu safety dan masker,”ujarnya menerangkan.

Faraby mengakui, investigasi secara detail sedang dilakukan oleh perusahaan dan PT Arba Jaya Group untuk memastikan penyebab dari kecelakaan ini sehingga dapat menjadi pembelajaran bersama agar kejadian serupa tidak terulang lagi kedepannya.

Ia juga menjelaskan, perusahaan akan mereview kembali seluruh proses kerja dan SOP terkait pekerjaan ini, sebagai salah satu langkah preventif kedepan.

“Perusahaan telah berkoordinasi dan melaporkan kejadian ini kepada Polsek Lhoknga, Polres Aceh Besar serta stakeholder terkait lainnya,”tambah Faraby.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00