BMKG Kota Sabang : Dampak potensi Lanina di Sabang rendah

Dampak Bencana Hidrometeorologi La Nina
Analisis dan Prediksi ENZO Sumber : BMKG
Ka BMKG Kota Sabang _Siswanto

KBRN, Sabang : BMKG Kota Sabang memperkirakan dampak Bencana Hidrometeorologi di Sabang sangat rendah. Namun begitu kewaspadaan harus tetap di jaga.

BMKG Kota Sabang menilai dampak Fenomena La Nina di  Pulau Weh Khususnya Kota Sabang sangat rendah. Pengaruh Anomali La nina adalah penambahan uap air yang masuk ke Wilayah Indonesia sebesar 20 higg 40 persen dari kondisi normal.

Kepala BMKG Kota Sabang Siswanto mengungkapkan Wilayah yang terdampak di Indonesia paling berpotensi adalah Indonesia bagian tengah dan Timur.

“ Sabang khususnya Aceh pada umumnya dampak La Nina ini tidak begitu signifikan. Anomali ini lebih berpotensi dengan dampak Bencana Meteorologi seperti Banjir dan tanah longsir itu di Wilayah tengah dan timur Indonesia. Seperti Jawa Secara Umum, Sebagian kalimantan dan  secara keseluruhan wilayah Sulawesi dan Papua” ujarnya Jum’at (23/10/2020).  

Namun begitu Ia mengingatkan Wilayah Sumatra masih harus mewaspadai bencana Hidrometeorologi lain yang memperngaruhi kawasan regional dan global di Wilayah Indonesia.

Secara umum BMKG Kota Sabang memprediksi cuaca di sabang hingga November nanti dalam keadaan cerah. Namun memasuki awal November Aceh dan Sabang akan memasuki puncak musim hujan pada mas peralihan cuaca.

“dari data dinamika Atmosfer Sabang 3 hingga 6 hari kedepan, indikasinya membaik. Tapi memasuki awal November Aceh dan Sabang khususnya akan memasuki puncak penghujan. Karena kita memasuki musim peralihan barat ke musim timuran” terangnya.

Seperti diketahui BMKG memperkirakan Fenomena di La Nina di tanah air akan terjadi Oktober 2020 hingga Maret 2021. Selain itu diperkirakan kan muncul fenomena Madden Jullian Ascillationn (MJO)  dari Samudra Hindia. Fenomena saat ini sedang berlangsung di garis tropis Indonesia pada 18 hingga 24 Oktober, Namun saat ini La Nina belum pada puncaknya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00