Prihatin Dengan Penerapan PJJ, Dewan Minta Disdikbud Kaji Ulang PBM Tatap Muka

KBRN, Singkil : Prihatin terhadap penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), karena status darurat Covid-19. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRK) Aceh Singkil, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat mengkaji ulang Proses Belajar Mengajar (PBM) tatap muka di Aceh Singkil.

Hal itu di ungkapkan  H. Mairaya/Itang, ketika menyampaikan pandangan umum  anggota DPRK Aceh Singkil, terhadap pengantar Nota Keuangan Rancangan Qanun (Raqan) Perubahan APBK Aceh Singkil tahun 2020. Kamis (24/09/2020).

Di jelaskanya, dalam kondisi status darurat Covid-19 yang masih memperihatinkan di Aceh Singkil, membuat hampir semua aktivitas terhambat. Salah satunya, kegiatan atau aktivitas belajar mengajar secara muka di semua tingkatan sekolah harus mendapatkan izin dari wali murid.Untuk itu, H. Mairaya meminta, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Singkil, perlu mengkaji ulang terkait dengan penerapan pembelajaran secara tatap muka di Aceh Singkil. Mungkin dengan mengatur jadwal belajar secara bergilir, namun tidak mengabaikan protokol kesehatan. 

" Pihak Dinas perlu melakukan pengkajian kembali untuk melakukan kegiatan belajar tatap muka," Sebut H. Mairaya

Menanggapi pandangan umum Anggota Dewan tersebut, Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid. Jum'at (25/09/2020) menjelaskan. Terkait pembelajaran tatap muka di Aceh Singkil, dirinya telah memerintahkan Dinas terkait untuk melakukan kajian dan melaksanakan musyawarah bersama wali murid dalam rencana penerapan PBM secara tatap muka. 

" Kami sudah memerintahkan Kepala Disdikbud Aceh Singkil agar melakukan kajian serta melakukan musyawarah bersama wali murid," Jelas Dulmusrid Jum'at (25/09/2020)

Lebih lanjut, Dulmusrid mengatakan. Pada umumnya para wali murid di Aceh Singkil memang sudah menyetujui pemberlakuan belajar tatap muka di Aceh Singkil. Akan tetapi, pihak Gugus Covid-19 belum memberikan izin atau rekomendasi untuk di laksanakan belajar tatap muka tersebut. Sebab di tegaskan Dulmusrid, di khawatirkan akan menimbulkan klaster - klaster baru terhadap penyeberan Covid-19. 

Di samping itu, meskipun belajar tatap muka belum terlaksana di Aceh Singkil. Dulmusrid memerintah kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Singkil, untuk benar - benar mengawasi dan mengendalikan proses belajar secara Daring/Online di Aceh Singkil.

" Kami tegaskan kepada Dinas terkait, agar betul - betul melakukan pengawasan dan mengendalikan proses belajar secara Daring/Online." Tegasnya 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00