Patut Dicontoh, Café dan SPBU ini Sanksi Karyawan yang Tidak Patuh Protokol Kesehatan

KBRN, Banda Aceh : Salah satu café dan SPBU di Kabupaten Aceh Besar menerapkan aturan tentang pendisiplinan protocol kesehatan kepada karyawannya. Aturan tersebut sangat tegas, bagi karyawan yang melanggar akan dikenakan sanksi denda.

Café dan SPBU yang berada di Lamsayeun, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar itu mengeluarkan aturan tentang pendisiplinan protokol kesehatan karena melihat angka penyebaran kasus covid-19 di Aceh yang terus melonjak tajam.

Direktur Pasya Jaya Group Nahrawi Noerdin mengatakan, kewajiban dan sanksi pelanggaran penggunaan atribut protocol kesehatan tersebut berlaku di area SBU TCM dan Café D’Energy.  

“Ini dalam rangka menekan penyebaran COVID-19 serta meningkatkan kenyamanan pengunjung khususnya di wilayah kerja SPBU TCM dan Cafe D'Energy,” kata Nahrawi yang juga Owner D’Energy Café di Banda Aceh, Jumat (18/9/2020).

Dia menjelaskan, aturan tersebut diberlakukan tertanggal 19 September 2020. Seluruh anggota tim Cafe dan SPBU wajib menggunakan atribut protokol kesehatan selama bertugas sesuai posisi pekerjaan masing-masing.

“Jika tidak menggunakan atribut kesehatan atau melakukan pelanggaran selama bertugas, maka akan diberikan sanksi berupa pemotongan insentive,” tegasnya.

Sanksi tersebut berlaku bagi Quality Contro, Barista, Kasir, Security, Waiters, Tim SPBU, Koki, Tim Outlet Rak dan Tim Operator SPBU.

Dikatakan Nahrawi, pengawasan dilakukan oleh security yang bertugas dan tim manajemen Pasya Jaya Group terhadap karyawan yang melanggar.

Selain kepada karyawan, pihak Manajemen SPBU dan Café tersebut juga memberikan masker dan face shield secara gratis kepada pelanggan.

“Ini kita lakukan untuk membuat pelanggan nyaman dan aman dari penyebaran covid-19,” pungkas Nahrawi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00