Dampak Pandemi Covid-19, Operasi SAR di Aceh Menurun 15 persen

 KBRN, Banda Aceh : Operasi SAR di Provinsi Aceh dalam tahun 2020 ini kalau dibandingkan tahun sebelumnya secara statistik sesuai data yang telah dihimpun terjadi penurunan yang cukup signifikan yaitu berkisar antara 15 hingga 20 persen.

“Terjadinya penurunan operasi SAR tersebut akibat pengaruh dari Covid-19 yang berdampak berkurangnya pergerakan dari masyarakat yang berpegian seperti ke objek wisata dan berbagai tujuan lain.”kata Kepala Basarnas Aceh Budiono SE MM, Senin (14/9/2020)

Menurut Budiono, berkurangnya perherakan masyarakat tentu saja dimasa pandemic Covid-19 masyarakat lebuh banyak yang memilih bertahan dirumah sehingga mengurangi tingkat kerawanan dan berkurangnya kecelakaan.

Kepala Basarnas Aceh itu menyebutkan, pada tahun yang lalu operasi SAR di Aceh dilakukan sebanyak 137 kali, baik itu operasi dilaut maupun didarat, namun pada tahun ini hingga September 2020 ini operasi SAR baru dilaksanakan 65 kali.

“Dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini teman-teman dari Basarnas Aceh tetap melaksanakan tugas seperti biasa melayani pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan, namun tetap melaksanakan protokol kesehatan,”tuturnya.

Ia mengakui, Alhamdulilah karena selalu mematuhi protokol kesehatan berupa memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan, sejauh ini belum ada anggota Basarnas di Aceh yang terpapar Covid-19

. “Selama masa pandemi Covid-19 ini kami dari Basarnas tetap siaga 24 jam menerima informasi dari masyarakat yang ingin menginformasikan terkait pencarian dan pertolongan atau kecelakaan melalui emergency cool 115 atau datang langsung ke kantor,”demikian Budiono.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00