HPI Sabang Desak Pemerintah Keluarkan Aturan Terbaru Kunjungan Wisatawan ke Sabang

KBRN, Sabang: Himpunan Pramuwisata Indonesia Kota Sabang Menyayangkan ketidak jelasan aturan kunjungan wisatawan ke Kota Sabang, di masa tatanan kehidupan baru.

Ungkapan tersebut diutarakan Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia Kota Sabang Irwan Mahdi, M. Tour, saat ditemui RRI di Salah satu destinasi wisata Kota Sabang rabu siang.

Menurutnya, kondisi ini jelas mendatangkan kerugian yang begitu besar bagi pihaknya, yang kesehariannya mencari nafkah dari bidang ini. Mulai dari guide, rumah makan, penginapan, hingga rental kendaraan.

“Hal ini menjadikan kami pelaku wisata kebingungan menjawab pertanyaan wisatawan. Dan sering juga kejadian saat wisatawan mau masuk ke Sabang tertahan di Uleelhee. Jadi bagi kami yang ingin wisata kembali bergulir, cukup sulit untuk kembali kembangkan wisata di Sabang,” Keluh Irwan, Rabu (05/08/20).

Tambah pria yang akrab disapa Mister ini, hal lain yang sangat membingungkan pelaku wisata dan wisatawan, terkait belum dicabutnya surat edaran NOMOR 440/3111 yang dikeluarkan Walikota Sabang pada 1 Juni 2020, yang menyatakan setiap wisatawan ber-KTP luar Aceh yang akan berkunjung ke Sabang wajib menyertakan keterangan hasil Swab. Sedangkan hal itu kata Irwan, jelas tidak sejalan dengan surat yang dikeluarkan kementerian kesehatan RI NOMOR HK.01.07/MENKES/382/2020, tentang protokol kesehatan bagi msyarakat, ditempat dan fasilitas umum, di masa tatanan kehidupan baru ini.

“Surat Walikota 1 Juni 2020, syarat wisatawan luar Aceh adalah menyertakan surat hasil tes Swab. Apakah surat tertanggal 1 juni itu masih berlaku? Kalau masih berlaku kenapa berlawanan dengan surat edaran dari kementrian kesehatan?. Nah kalau sudah tidak berlaku lagi, kenapa tidak ada surat dari tim gugus terkait surat atau aturan terbaru?”

Dia berharap pemerintah Kota Sabang agar dapat dengan segera membuat dan mengeluarkan aturan yang jelas dan mudah dipahami pelaku wisata serta wisatawan, guna berlangsungnya kembali aktivitas pariwisata di Kota Sabang ini, dengan tetap memerhatikan protokol kesehatan yang berlaku. RA

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00