Non Reaktif Covid-19, Seorang PDP di Perbolehkan Pulang

KBRN, Singkil : Sempat di rawat di ruangan isolasi Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Kabupaten Aceh Singkil, karena mengalami gejala Deman dan memiliki riwayat perjalanan dari zona merah sekitar sepekan lalu. Seorang Pasien Dalam Pantauan (PDP) asal Gunung Meriah,  Kabupaten Aceh Singkil, akhirnya dicabut statusnya setelah melewati dua kali pemeriksaan Rapid Test dinyatakan negatif Covid-19.

Pernyataan tersebut, di sampaikan Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Aceh Singkil. dr. Darul Amani, kepada sejumlah awak media Jumat (03/07/2020).

" Setelah kita melakukan pemeriksaan Rapid test sebanyak dua kali, seorang Pasien Dalam Pemantauan (PDP) ringan di RSUD Aceh Singkil di nyatakan Non Reaktif Covid-19." Jelas dr. Darul

Sebelumnya seorang anak yang berusia (14) tahun, di ketahui berdomisili di Kecamatan  Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, sempat dinyatakan sebagai PDP dan menghebohkan masyarakat serta media sosial. Karena yang bersangkutan selain  memiliki riwayat perjalanan berasal dari zona merah penyebaran Covid-19 di Kota Medan Sumatera Utara, juga menggalami keluhan Demam. Namun setelah menjalani perawatan di ruangan Isolasi RSUD Aceh Singkil, Perkembangan pasien semakin membaik, dan di nyatakan Non Reaktif Covid-19.

" Karena pasien di nyatakan non reaktif- Covid-19, maka pasien di perbolehkan untuk pulang serta mendapatkan perawatan seperti pasien biasa." Tambahnya

Lebih lanjut dr. Darul menegaskan, walaupun saat ini Aceh Singkil sedang menuju masa new normal, pihak RSUD tetap akan merawat pasien dugaan terpapar Corona Virus Disease (Covid-19). Sedangkan menyangkut  anggaran di katakan dr. Darul. pihaknya tidak mengetahui ketersediaan anggaran untuk penanganan pasien Covid-19 selama penerapan new normal.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00