Senilai Rp. 8 Miliar Lebih, Pengaspalan Jalan Mitigasi GOR-Sebatang Tidak Tuntas

KBRN, Singkil : Pelaksanaan Pembangunan dan pengaspalan jalan mitigasi Gedung Olah Raga (GOR)-Sebatang yang terletak di Desa Ketapang Indah, Singkil Utara, Aceh Singkil belum tuntas dilaksanakan.

Pasalnya, pengaspalan lintasan yang menjadi jalur tercepat evakuasi bencana alam bagi  keselamatan masyarakat itu di perkirakan pembangunanya masih belum maksimal. Karena, volume pengaspalan jalan yang seharusnya 5.000 meter, hanya terselesaikan sekitar 2.500 meter.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Singkil, melalui Kasi Rehabilitasi. Hawani, ketika di konfirmasi RRI mengatakan. Di targetkan pengaspalan jalan GOR - Sebatang sesuai usulan Pemerintah Aceh Singkil tahun 2015 lalu sepanjang 2.500 Meter akan di selesaikan akhir tahun ini.

" Sesuai usulan pada tahun 2015 lalu, pengaspalan jalan GOR- Sebatang ini sepanjang 2.500 Meter akan di tuntaskan pekerjaanya akhir tahun." Sebut Hawani Senin (29/06/2020)

Lebih lanjut Hawani menambahkan, untuk memaksimalkan pembangunan jalan mitigasi GOR- Sebatang ini dapat di gunakan masyarakat, dengan memenuhi volume pengaspalan jalan tersebut. Ia menegaskan melalui BPBD Aceh Singkil, akan kembali mengusulkan pekerjaan lanjutan jalan  hingga tuntas sampai ke Desa Sebatang 2021 mendatang.

" Lanjutan pembangunan dan pengaspalan jalan, akan kita usul tahun 2021 mendatang." Tambahnya 

Sementara itu terkait pembangunan jalan mitigasi GOR - Sebatang ini, selain pengaspalan hotmixt anggaran melalui dana hibah BNPB sebesar Rp. 8.045.408.000 juga termasuk di dalamnya pembangunan  Gorong- gorong ambrol plat dan satu unit jembatan sepanjang 12 Meter. Serta Hawani menegaskan, sesuai kontrak pekerjaan pihak rekanan akan melaksanakan pekerjaan selama 8 bulan atau 240 hari kerja.

" Selain pengaspalan, dalam pekerjaan pembangunan jalan GOR - Sebatang tersebut. Juga di dalamnya akan di bangun Jembatan dan Gorong - Gorong." Tandasnya

Hingga berita ini di turunkan Rabu (01/07/2020), pihak rekanan masih melaksanakan pekerjaan pembangunan tingkat pengerasan dan pembuatan jembatan darurat untuk lintasan angkutan alat berat.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00