2.940 Batang Rokok dan 1.867,71 Kilogram Gula Ilegal Dimusnahkan

KBRN, Sabang: Sebanyak 2.940 batang rokok dan 1.867,71 kilogram gula berstatus barang Milik Negara hasil penindakan Kepabeanan dan Cukai selama kurun waktu tahun 2018 s.d. semester I tahun 2020 di Musnahkan.

Pemusnahan dimaksud, digelar KPPBC Sabang di lahan kosong perumahan dinas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Sabang, Selasa 30 Juni 2020 dan disaksikan para stakeholders, perwakilan masyarakat dan beberapa perwakilan dari unsur media massa.

Kepala Kantor Bea Cukai Sabang Hanif Adnan Sunanto kepada media mengatakan rokok dimaksud, merupakan rokok yang beredar diwilayah pelabuhan bebas Sabang tanpa pita cukai dan tidak memiliki label khusus kawasan bebas Sabang yang harusnya tertera dibungkus rokok.

Sementara gula merupakan hasil penindakan dari pihak lain yang menyeberangkan dan atau membawa keluar gula tersebut dari kawasan Sabang, tanpa pemberitahuan dan izin pabean yang sah.

"Total dari barang yang dimusnahkan sebanyak 2940 batang rokok dan gula sebanyak 1867,71 Kg dengan taksiran nilai BMN (Barang Milik Negara) sebesar Rp 11.644.000," terang Hanif, Selasa (30/06/20).

Pemusnahan barang sitaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh pegawai KPPBC TMC Sabang sebagai salah satu fungsinya sebagai pelindung masyarakat, dengan tetap bersinergi dengan instansi terkait, para penegak hukum dan masyarakat.

Tambahnya, beacukai akan terus berupaya untuk mengawasi keluar masuk barang secara optimal dan profesional dengan tidak mengesampingkan unsur pelayanan kepada dan kepercayaan masyarakat.

"Peran kami memberikan perlindungan masyarakat terhadap barang ilegal yg masuk ke Indonesia atau pemanfaatan Kawasan Bebas yang dijadikan sebagai pintu/transit bagi pelaku pelaku yg ingin memanfaatkan fasilitas secara tidak benar/illegal."

Tegas Hanif, Beacukai Sabang akan terus memberikan edukasi, bimbingan dan bentuk eksistensi lainnya kepada masyarakat guna mendorong tumbuhnya industri tak terkucuali IKM yang pada akhirnya kesejahteraan masyarakat dapat terwujud. RA

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00