DPRK Desak Pemerintah Optimalkan Penyeberangan Sabang- Aceh

KBRN, Sabang: Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota Sabang Ferdiansyah, S. Kel atas nama masyarakat Sabang, mendesak pemerintah untuk mengoptimalkan penyeberangan Sabang- Banda Aceh.

Desakan tersebut diungkapkannya melalui RRI jumat siang. Dikatakan, hal ini dirasa harus dilakukan, mengingat kondisi dan pemandangan di pelabuhan sejak dibuka kembali Kota Sabang pada 31 Mei 2020 lalu, sangat tak sejalan dengan protokol kesehatan.

Bagai mana tidak, keramaian/ kerumunan masa yang harusnya dihindari  oleh masyarakat di masa pandemik ini, malah terjadi di pintu keluar- masuk Kota wisata ini.

“Harusnya keramaian kita hindari. Tapi kalau kapal hanya jalan satu kali sehari, penumpukan tetap akan terjadi di pelabuhan. Jadi kita mohon kepada pemerintah untuk mempertimbangkan lagi hal ini. Bahkan kita lihat calon penumpang yang mengantri kendaraan roda dua, bisa sampai tiga hari di situ,” terang Ferdiansyah, Jumat (05/06/20).

Dia mengatakan, ditengah kondisi yang memprihatinkan ini, tak sedikit pihak- pihak yang tidak bertanggung jawab akan bermain dan manfaatkan setiap celah, untuk mencari keuntungan lebih dengan cara curang.

“Banyak aduan masyarakat yang mengatakan, sudah mengantri di urutan sembilan, tapi tetap tidak dapat tiket. Nah hal seperti ini yang harus kita perhatikan. Ini tentunya menjadi tanggung jawab kita bersama. Kasihan saudara kita yang belum sempat silaturahmi dan anak sekolah yang mungkin ingin menikmati liburan hari raya, ” tegasnya.

Tak hanya itu tegas Ferdi, kondisi ini juga akan berpengaruh kepada masyarakat Sabang yang bekerja di Banda Aceh atau sebaliknya, serta jelas mengganggu arus lalulintas mobil barang dan sembako ke Kota Sabang.  Untuk itu diperlukan kebijakan lebih lanjut dari pemerintah Kota untuk mengatasi kondisi ini. RA

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00