Delapan Kali Diguncang Gempa, Sejumlah Bangunan Rusak, Satu Ruko Nyaris Rubuh

KBRN, Sabang: Gempa bumi dengan kekuatan 4,6- 4,8 Skala Richter (SR) yang mengguncang Kota Sabang sejak pukul 05.27 WIB, mengakibatkan sejumlah bangunan rusak.

Adapun ruko dengan kondisi rusak parah dimaksud, terletak di Jurong Pasi, desa Keunekai, kecamatan Sukajaya Milik Yasir Muhammad Zam, Yang digunakan (sewa) Mahyar Okniza, sebagai tempat usaha pangkas dan rumah tinggal.

Pengguna ruko dengan kondisi rusak parah Mahyar Okniza saat ditemui RRI di lokasi menerangkan, saat terjadi gempa pertama Dia bersama anak dan istrinya langsung keluar melalui pintu belakang. Namun dinding ruko rubuh pada gempa ke tiga saat mereka sudah berada di badan jalan raya, atau depan ruko tersebut.

“Yang pertama gempa kecil kami langsung keluar lewat belakang bersama keluarga. Anak masih tidur langsung saya gendong. Ada tempo selang berapa menit gempa lagi. Kalau ambruk ini gempaa ke tiga saat kami berada di ruang terbuka,” terang Mahyar, Kamis (04/06/20).

Sementara itu Keuchik (kepala desa) Keunekai Usman Yusuf menerangkan ada sejumlah toko, bangunan kantor desa dan rumah warga juga ikut terkena dampak gempa tersebut. Salah satunya dua ruko milik Abdullah Hamzah, Sofyan AS dan Sarinah, yang terletak tak jauh dari Puskesmas Pembantu desa setempat.

“Gempa ada beberapa kali tadi. Yang terasa kali yang ke empat kalau gak salah. Kalau korban jiwa gak ada. Itu ruko ada dindingnya roboh. Kalau rumah masyarakat sampe sekarang belum ada kabar lagi. Yang punya ruko yang parah Mahyar. Yang lain ada Abdullah, Sofyan, sama Sarinah,” jelas Usman.

Hingga pukul 09.00 WIB, perangkat Gampong Keunekai, Babinsa dibantu warga masih melakukan pendataan terhadap bangunan yang terkena dampak gempa subuh itu, yang sudah dirasakan di Kota Sabang sekitar 8 kali guncangan.

Hingga berita ini ditayangkan, tidak terdapat korban jiwa dalam musibah gempa subuh yang mengguncang Kota Sabang dan Banda Aceh itu. Namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. RA

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00