Wisata Sabang Kembali Dibuka, Pengunjung dan Pelaku Wisata Diminta Patuh Protokol Kesehatan

KBRN, Sabang: Terkait dibukanya kembali lokasi pariwisata di Kota Sabang oleh Walikota Sabang melalui keputusan bersama Forkopimda yang berlaku sejak 31 Mei lalu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Sabang, minta pelaku wisata dan wisatawan tetap patuhi protokol kesehatan.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Sabang, Faisal, S.T,. M.TP, melalui wawancara RRI yang dilakukan di ruang kerjanya rabu pagi.

Dikatakan, meski Kota Sabang saat ini masih dalam zona hijau Covid-19, namun pencegahan tetap harus menjadi prioritas utama, guna menjaga Kota Sabang tetap menjadi wilayah yang terhindar dari Corona Virus.

“Jadi atas permintaan pelaku wisata dan kebijakan pemerintah, saat ini wisata dibuka. Nah, sekarang giliran kita minta ke masyarakat untuk tetap ikuti protokol kesehatan. Mulai dari menggunakan masker, cuci tangan, jaga jarak dan sebagainya. Intinya kita tetap harus waspada walaupun saat ini Sabang masuk dalam zona hijau, ” tegas Faisal, Rabu (03/06/20).

Harap Faisal, hal ini diharapkan tidak hanya mampu diterapkan oleh pelaku wisata dan wisatawan semata, namun juga mampu diterapkan oleh seluruh lapisan masyarakat dengan kesadaran masing-masing, guna menjaga kesehatan bersama.

Dikesempatan berbeda salah seorang tour Guide Sabang Anizul Farmi yang ditemui RRI di salah satu objek wisata Sabang menyatakan siap menjalankan protokol tersebut. Dikatakan, hal ini pun dirasa akan mampu dan wajib dijalankan pelaku wisata lainnya.

“Ini memang sebuah keharusan. Yang namanya ingin tetap zona hijau ya jelas harus ikut protokol kesehatan yang sudah dianjurkan pemerintah. Jadi InshaAllah kami pelaku wisata akan siap menerapkan hal ini, mulai dari diri kami sendiri,” ujar Anizul.

Dia juga meminta kepada pemerintah melalui petugas pelabuhan lebih selektif dalam mengizinkan warga non KTP Sabang, untuk masuk atau berwisata ke Kota Sabang, serta dapat mengoptimalkan armada penyeberangan, guna menghindari kerumunan masa di pelabuhan, seperti pemandangan yang terlihat di pelabuhan Balohan dalam dua hari terakhir. RA

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00