Kesbangpol Aceh Gelar Dialog Penguatan Kapasitas Kerukunan Umat Beragama di Subulussalam

Subulussalam- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh kembali menggelar  dialog Penguatan Kapasitas Forum Kerukunan Umat Beragama bersama Kesbangpol Subulussalam, Kamis (05/12/2019).

Kegiatan yang dilaksanakan di aula Kantor Kesbangpol setempat diikuti 30 peserta yang terdiri dari unsur Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK), unsur camat, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), unsur Kesbangpol Subulussalam, Kepala Desa Mukim dan tokoh masyarakat Subulussalam.

Kepala Badan Kesbangpol Aceh, Mahdi Efendi yang diwakili Kasubdid Ketahanan Ekonomi dan Sosbud, Surya Edy Rachman menyampaikan kerukunan umat beragama merupakan pilar penting bagi kerukunan nasional. Oleh karena itu, kerukunan tersebut sejatinya harus dijadikan kebutuhan. Kegiatan tersebut dimoderatori Kepala Kantor Kesbangpol Subulussalam.

"Isu-isu intoleransi, radikalisasi dan peredaran narkoba saat ini harus menjadi fokus kita bersama. Karena bila tidak ditanggulangi dengan bijak akan dijadikan proxy war oleh pihak luar," kata Surya.

Ketua FKUB Aceh, Nasir Zalba yang tampil sebagai narasumber mengulas Subulussalam sebagai salah satu daerah perbatasan memegang peranan penting dlm menjaga dan merajut perdamaian. 

Menurut Nasir Zalba, peran FKUB sangat dibutuhkan dalam memainkan peranannya terkait merawat sekaligus memelihara kerukunan umat beragama. 

"Tidak semua persoalan dpt diatasi oleh pemerintah, peran tokoh masyarakat yang tergabung dalam FKUB sangat dibutuhkan meminimalisir konflik," sebutnya.

Oleh karena itu, lanjut Nasir Zalba, sebagai mitra strategis pemerintah, diharapkan bisa  terwujudnya sinergisitas semua pihak. 

"Ada tiga aspek pilar penting negara, yaitu Pemerintah, swasta dan penguatan civil society ungkap Nazir Zalba. 

Sementara sekretaris FKUB Aceh, H. Juniazi yang juga menjadi narasumber mengulas tentang Qanun Aceh nomor 4 tahun 2016 Tentang Pedoman Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama dan Pendirian tempat Ibadah.(Sad)

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00