43 orang Dosen di Aceh Lulus Serdos 2022 Gelombang I

Subkoordinator pada fungsi SumberDaya LLDikti Wilayah XIII, Ita Zahara, S.Sos.,M.Si

KBRN, Banda Aceh : Puluhan Dosen di Aceh yang berada dibawah Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) atau Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XIII Aceh lulus Sertifikasi Dosen(Serdos) Simple, Modern – more innovative, Accountable, Responsive, Transparent (Smart) Gelombang 1 tahun 2022.

Dari 44 orang yang usulkan untuk serdos pada gelombang pertama ini dari LLDIKTI XIII Aceh 43 orang dinyatakan lulus, dan satu orang tidak lulus.

"Yang lulus Serdos untuk Gelombang 1 tahun 2022 sebanyak 43 dari 44 orang yang kita ajukan. Artinya 1 orang yang tidak berkompeten atau tidak lulus serdos,"kata Ita Zahara, S.Sos.,M.Si, Subkoordinator pada fungsi SumberDaya LLDikti Wilayah XIII sebagaimana siaran pers yang diterima RRI, Sabtu (13/8/2022). 

Dari 43 Dosen yang dinyatakan lulus serdos smart tersebut paling banyak dari Universitas Serambi Mekkah 15 orang, kemudian diikuti oleh Universitas Gajah Putih 7 orang, AMIK Indonesia 4 Orang dan 1 orang dari STMIK Indonesia Banda Aceh.

Kemudian, Universitas Jabal Ghafur 2 orang, Universitas Muhammadiyah Aceh 2 orang, Politeknik Aceh 2 orang, STIKES Payung Negeri Aceh Darussalam 2 orang, Universitas Bina Bangsa Getsempena 2 orang, Akademi Kebidanan Munawarrah Bireuen 1 Orang, Akademi Keperawatan Teungku Fakinah Banda Aceh 1 orang,  Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sabang 1 orang, STKIP Muhammadiyah Aceh Barat Daya 1 orang,  , Universitas Iskandar Muda 1 orang, Universitas Sains Cut Nyak Dhien 1 orang dan 1 orang yang tidak lulus dari Universitas Jabal Ghafur.

Untuk Daftar Dosen yang dinyatakan Lulus Serdos Smart Gelombang 1 LLDikti Wilayah XIII Aceh bisa klik link *berikut ini*Dengan lulusnya serdos smart tersebut maka terdapat pekerjaan rumah bagi dosen di perguruan tingginya masing-masing.

Khususnya dalam menciptakan sistem pengajaran berkualitas, penelitian yang inovatif dan pengabdian masyarakat yang bersinergi. Ketiga komponen tersebut katanya, menjadi penunjang penguatan institusi seperti berperan dalam akreditasi.

"Setelah para dosen yang lulus itu dan mendapatkan sertifikat serdos, Hal yang wajib dilakukan nanti ini yakni melaporkan Beban Kerja Dosen (BKD)/Laporan Kinerja Dosen per Semester," sebutnya.

Kepada dosen yang tidak lulus, kata Ita Zahara jangan berkecil hati, masih bisa ikut lagi pada tahun depan.

Subkoordinator pada fungsi SumberDaya LLDikti Wilayah XIII itu menambahkan, saat ini, Program sertifikasi Dosen untuk Gelombang II sedang dibuka, bagi dosen yang telah memenuhi syarat atau datanya sudah eligibe pada laman sister bisa diajukan oleh Perguruan Tinggi Masing-masing.

"Benar, sekarang ini sedang persiapan untuk serdos smart gelombang ke II, bagi dosen yang sudah memenuhi syarat silahkan ikut," kata Ita Zahara.

Ia juga berharap semua dosen dari berbagai perguruan tinggi di Aceh yang telah memenuhi syarat utama yaitu minimal sudah 2 tahun masa kerja pada jabatan fungsional Asisten Ahli, agar dapat melaporkan tridarmanya pada laman sister.

Selain itu yang tidak kalah penting yang harus dipenuhi juga oleh setiap dosen yang akan mengikuti serdos yaitu TKDA, TKBI serta AA, sehingga semakin banyak lagi calon eligible serdos

"Semakin banyak lagi calon eligible Serdos yang lulus pada gelombang ke 2 ini, tentunya kesejahteraan para dosen di LLDikti Wilayah 13 Aceh semakin meningkat," pungkas Ita Zahara Subkoordinator pada fungsi SumberDaya LLDikti Wilayah XIII Aceh.(*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar