Dosen USK Lolos Program Riset SAME ke Jepang dan Jerman

KBRN, Banda Aceh : Tiga dosen Universitas Syiah Kuala berhasil lolos program riset Scheme for Academic Mobility and Exchange (SAME) dari Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi, untuk melakukan riset ke luar negeri sesuai usulan risetnya yaitu ke Jepang dan Jerman, Banda Aceh, Senin (08/08/2022).

Ketiga dosen tersebut adalah Prof. Dr. Syaukani, S.S, M.Sc dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Rencananya, Profesor Rayap kelas dunia ini akan melakukan riset ke Tokyo Metropolitan University, Jepang.

Adapun usulan risetnya adalah revisi taksonomi dan mengungkapkan fonomena rekolonisasi rayap di Kepulauan Krakatau, yang telah punah bersama biota lainnya akibat erupsi pada tahun 1883 .

Lalu Dr. Zulkarnain Jalil, S.Si., M.Si dari FMIPA, yang akan melakukan riset terkait pengembangan elektroda negatif magnesium hidrida (MgH2) pada baterai Li-ion untuk aplikasi penyimpan energi kendaraan listrik. Rencananya, riset ini akan dirinya lakukan di Helmholtz Institute Ulm (HIU) for Electrochemical Energy Storage di kota kelahiran Albert Einstein yaitu Ulm,  Jerman.

Selanjutnya, Dr. Ing. Agus Arip Munawar, S.TP., M.Sc dari Fakultas Pertanian, yang akan melakukan riset pada dua kampus di Jerman yaitu terkait Developing Software for Near Infrared Spectroscopy di  Technische Universität Hamburg, dan riset near infrared technology applications di Georg August Universität Göttingen.

Prof. Syaukani menjelaskan, dalam program SAME ini mereka akan melakukan riset selama tiga bulan pada setiap kampus tersebut. Termasuk di antaranya, memperbaharui bahan ajar, peningkatan kerja sama magister dan doktor, pengembangan metode pembelajaran yang sesuai dengan pendidikan internasional dan lainnya.

Untuk itulah, dirinya berharap kegiatan riset mereka ini bisa memberikan kontribusi penting bagi pengembangan dunia penelitian di Indonesia. Mengingat program SAME ini memberikan kesempatan luas bagi para dosen untuk melakukan jejaring kerja sama dengan mitra internasionalnya yang berada di perguruan tinggi ternama.

“Program SAME ini akan menjadi pengalaman berharga untuk meningkatkan kualitas riset yang kami tekuni. Mudah-mudahan, semua ini bisa memberi manfaat yang luas bagi masyarakat,” ucapnya.

Rektor USK Prof. Dr. Ir. Marwan turut menyampaikan selamat dan rasa bangganya atas pencapaian tiga dosen USK tersebut. Apalagi pada program SAME ini USK menjadi perguruan tinggi di Indonesia yang mampu meloloskan dosennya dengan jumlah terbanyak, yaitu 3 dosen dari 20 peserta yang lolos.

Rektor mengakui, selama ini ketiga dosen tersebut telah banyak memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui berbagai hasil risetnya. Oleh sebab itu, kehadiran mereka di kampus ternama tersebut diharapkan mampu memperluas jejaring USK dengan dunia internasional, sehingga terbuka peluang kerja sama akademik lainnya.

“Dengan  kesempatan ini, di samping peningkatan kompetensi riset tentunya kita berharap bisa memperluas kemitraan riset maupun akademik USK dengan dunia internasional,” ucap Rektor. (*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar