Hari Pertama Usai Pelantikan Pj Gubernur, ASN Pemerintah Aceh Lanjutkan ‘Tradisi’ Zikir Pagi

Sekda Aceh, dr. Taqwallah, M.Kes, didampingi para Asisten Staf Ahli Gubernur Aceh, dan Kepala Biro Setda Aceh, mengikuti Zikir dan Doa bersama memohon dijauhkan dari wabah dan bencana covid-19 yang diikuti oleh seluruh ASN Pemerintah Aceh dari kantor masing-masing secara virtual, di Ruang Potensi Daerah, Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Kamis, (7/7/2022).

KBRN, Banda Aceh : Satu hari usai pelantikan Penjabat Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Aceh tetap memulai aktivitas kerja di pagi hari dengan mengikuti zikir dan doa bersama yang dipimpin dari Gedung Sekretariat Daerah Aceh, Kamis (7/7/2022).

Zikir dan doa bersama itu dicetus Gubernur sebelumnya Nova Iriansyah dan telah menjadi rutinitas tetap para ASN di pagi hari sesaat sebelum dimulainya jam perkantoran. Acara itu dimulai pukul 8 pagi dengan dipandu dari Gedung Sekretariat Daerah Aceh serta diikuti secara virtual oleh para Aparatur Sipil Negara di Sekretariat Daerah Aceh dan Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA).

Selain para ASN Setda Aceh dan SKPA, peserta zikir dan doa adalah para siswa dan guru SMA, SMK dan SLB di seluruh Aceh. Mereka mengikuti zikir secara daring dari sekolah dan kantor masing-masing.

Setiap SKPA yang memiliki UPTD dan aparatur di kabupaten/kota juga mengikuti kegiatan doa dan zikir tersebut secara virtual dan serentak pada jam yang telah ditentukan, yakni menjelang dimulainya jam perkantoran.

Dalam pelaksanaannya, zikir pagi itu selalu diikuti langsung oleh Sekretaris Daerah Aceh Taqwallah yang akan menyapa para peserta zikir untuk membahas berbagai persoalan terkini di instansi masing-masing.

“Sebagaimana arahan Bapak Pj Gubernur Achmad Marzuki, kita tetap akan melanjutkan aktivitas rutin seperti biasa,” kata Taqwallah saat menyapa para peserta zikir melalui saluran zoom.

Taqwallah kemudian melanjutkan menyapa sejumlah sekolah untuk mengingatkan pentingnya donor darah dalam kehidupan sosial. Ketersediaan stok darah di rumah sakit disebut akan sangat membantu dalam menyelamatkan nyawa orang-orang yang membutuhkannya.

Seperti diketahui, zikir pagi dan donor darah merupakan kegiatan rutin para ASN Pemerintah Aceh sejak dua tahun terakhir. Zikir pagi dicetus sebagai pelengkap ikhtiar dalam melawan Covid-19. Sementara donor darah juga dilahirkan dalam kaitannya dengan masa pandemi Covid-19, yaitu untuk mengatasi minimnya stok darah bagi kebutuhan medis di tengah situasi pandemi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar