Kepala DSI Aceh, Tidak Ada Perbedaan Dalam Berdakwah

KBRN, Banda Aceh : Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh, EMK Alidar, mengatakan dalam QS At-Taubah, ayat 71, menunjukkan tidak ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam berdakwah. Keduanya sama-sama memiliki peran untuk mengajak pada kebaikan dan mencegah pada hal-hal yang mungkar.

Hal tersebut dikatakan Kepala DSI Aceh, EMK Alidar, saat membuka kegiatan seminar kapasitas (capacity building) komunikasi dakwah yang dilaksanakan selama dua hari, untuk 80 pengurus BKMT Aceh Besar dan Banda Aceh, atas kerjasama Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh dengan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Aceh.

Ketika didampingi Kabid Bidang PAI dan Tenaga Dai, Fikri Bin Sulaiman Ismail, Kepala DSI Aceh, juga mengatakan peran perempuan dalam masyarakat dan agama sangat besar, mulai dari lingkungan keluarga hingga lingkungan masyarakat pada umumnya. Dan kehadiran perempuan tidak bisa dinafikan untuk kebaikan umat dan generasi penerus bangsa.

“Seorang muslimah yang mendidik anaknya membaca Alquran, mengurus rumah tangga dan hal lain yang bermanfaat adalah sebuah kerja dakwah,” katanya, yang juga didampingi Kasi PAI, Suflinar Dewi.

Apalagi, katanya, di zaman yang serba mengandalkan teknologi, banyak kegiatan dakwah yang dapat dilakukan oleh para perempuan tanpa menghilangkan fitrahnya, misalnya berdakwah melalui tulisan, sebab menulis adalah salah satu cara dakwah paling tepat dan penting bagi perempuan.

“Kita dapat melakukannya kapan saja dan dimana saja termasuk menulis di rumah. Dengan demikian kaum perempuan mampu memanfaatkan waktu luang secara positif dan tentunya dengan cara ini dapat mejangkau semua kalangan masyarakat,” katanya.

Katanya, dakwah merupakan aktivitas yang wajib dilakukan oleh setiap umat Islam, tidak terkecuali perempuan. Esensi dari dakwah adalah menyampaikan kebaikan dengan amar makruf nahi mungkar.

Perempuan adalah salah satu benteng dari benteng-benteng Islam yang tidak boleh dirongrong apalagi dirusak.

“Di pundak mereka ada tanggung jawab besar untuk melindungi, mendidik dan menjaga umat dari berbagai kerusakan yang menyesatkan dan ini sesuai dengan sabda Rasulullah Muhammad SAW “wanita adalah tiang negara. Apabila baik wanitanya, maka baik negaranya dan apabila rusak wanitanya, maka rusak negaranya,” kata EMK Alidar. (*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar