Kemenag Aceh jalin Kerjasama platform digital edukasi "Jelajah Ilmu"

KBRN Sabang : Kementerian Agama Provinsi Aceh bekerjasama dengan Salah satu perusahaan ICT terkemuka di dunia dan pemain utama di industri PC Indonesia melangsungkan penandatanganan nota kesepahaman sekaligus meresmikan kerja sama. Kerja sama ini dijalankan melalui penerapan solusi pembelajaran digital Jelajah Ilmu di madrasah dan institusi pendidikan lainnya yang berada di bawah naungan Kementerian Agama Provinsi Aceh.

Turut hadir pula Perwakilan dari Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Sabang dan Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Terpadu Langsa Provinsi Aceh sebagai percontohan dari digital school yang menerapkan Jelajah Ilmu. Transformasi digital di kedua madrasah ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan menjadi barometer bagi madrasah dan sekolah lainnya.

Jelajah Ilmu merupakan bagian dari solusi Acer for Education yang bertujuan menjembatani hubungan antara teknologi dan manusia sehingga transformasi digital pendidikan dapat dilakukan dengan lebih baik. Sebagai brand dengan pengalaman panjang di dunia teknologi, Acer ingin menjadi bagian dalam membantu proses mempercepat pemerataan pendidikan berbasis teknologi digital di Indonesia.

Sinergi dilakukan dengan tujuan untuk mempercepat peningkatan mutu pendidikan di Provinsi Aceh. Ini selaras dengan tujuan Acer for Education, menjadi bagian dalam mengakselerasi proses digitalisasi sekolah dan madrasah di Indonesia. Kerja sama ini pun terlaksana berkat semangat Transformasi Digital Madrasah di Kementerian Agama yang telah diluncurkan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Republik Indonesia. 

“Sebagai perusahaan yang memiliki perhatian khusus pada dunia pendidikan. Acer berkomitmen untuk terus dapat menjadi bagian dalam akselerasi perkembangan pendidikan di Indonesia. Dukungan ini kami jalankan melalui pengaplikasian teknologi digital sebagai penunjang program pendidikan. Melalui Acer for Education, kami menawarkan platform Jelajah Ilmu yang bisa diaplikasikan di sekolah maupun institusi pendidikan lainnya dalam rangka menunjang sistem pendidikan yang telah ada,” kata Herbet Ang, President Director Acer Indonesia, Rabu (25/05/2022) di Sabang.

Diharapkan kolaborasi digitalisasi pendidikan di madrasah dan sekolah di bawah naungan Kementerian Agama Provinsi Aceh ini dapat berjalan baik dan memberi dampak positif bagi perkembangan psikologis anak didik dan juga pengajar. Bagi pengajar, program ini ditujukan untuk mengoptimalkan transfer wawasan dan ilmu pengetahuan terhadap anak didik. Sementara bagi anak didik, Jelajah Ilmu diharapkan dapat mendorong gairah belajar sehingga menghasilkan lulusan terbaik yang siap menghadapi masa depan.

“Penandatanganan MoU penerapan Jelajah Ilmu ini diharapkan dapat menjadi salah satu bagian terpenting bagi Kementerian Agama Provinsi Aceh dalam mendorong transformasi pendidikan berbasis teknologi digital. Dengan pembelajaran digital, kami harap MIN Sabang dan MIS Terpadu Langsa bisa menjadi barometer digital school dari madrasah-madrasah yang lain untuk menerapkan pembelajaran yang terintegrasi. Dan tentunya semua ini dapat membangun dunia pendidikan di Aceh,” ujar Dr. H. Iqbal, S. Ag., M.A., Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh.

Dalam Kegiatan itu Walikota Sabang Nazaruddin, Si.Kom yang di wakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Drs . Marwan menyampaikan apresiasi dengan kerjasama ini. Dikatakan hal ini merupakan komitmen kedua pihak dalam mendukung transformasi media digital terutama di Kota Sabang, dengan inovasi tehnologi yang terintegrasi komperhensif dan berstandar internasional.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar