Donor Darah Rutin Pemerintah Aceh, ASN Kominsa Sumbang 36 Kantong

Foto: Kantong darah yang terkumpul pada pelaksanaan donor darah ASN Pemerintah Aceh.

KBRN, Banda Aceh : Aksi donor darah yang dicetus Gubernur Aceh sejak Mei 2020 untuk kalangan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Aceh, terus berlanjut hingga saat ini. Hari ini, Senin (23/5/2022), sebanyak 36 kantong darah disumbang oleh para ASN dari Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) Aceh. “Sesuai jadwal, hari ini donor darah dilakukan teman-teman ASN Diskominsa Aceh. Alhamdulillah 36 kantong darah berhasil terkumpul hari ini, dari kegiatan yang dipusatkan di Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin,” ujar Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh Muhammad Iswanto.

Dengan hasil tersebut, maka total yang terkumpul selama tahun 2022 saja sudah mencapai 3.616 kantong darah. Sementara total terkumpul sejak pertama digelar mencapai 23.851 kantong.

Iswanto mengatakan, Pemerintah Aceh sangat mengapresiasi kesediaan para ASN untuk melakukan donor darah lantaran sangat membantu kepentingan medis dalam memastikan ketersediaan darah di Aceh. “Pemerintah Aceh tentu sangat menghargai dan mengapresiasi kesediaan teman-teman ASN dalam melakukan donor darah. Semoga kebaikan ini mendapat balasan terbaik dari Allah SWT,” kata Iswanto.

Iswanto juga menginformasikan jika pelaksanaan kegiatan donor darah rutin ASN Pemerintah Aceh resmi dipusatkan di Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA), yakni di Instalasi Unit Transfusi Darah Gedung Pusdiklat lantai satu.

Pelaksanaan donor darah di RSUDZA disebut akan lebih efektif dan efisien pemanfaatannya. Dimana darah yang disumbangkan para ASN bisa langsung didistribusikan kepada para pasien yang sedang membutuhkan.

Lebih lanjut Iswanto menerangkan, sejak digagas dulu, aksi donor darah ini telah menjadi agenda rutin dan masuk ke dalam kalender kegiatan setiap Satuan Kerja Perangkat Aceh. Setiap giliran donor tiba sesuai kalender, para ASN akan melakukan donor darah untuk disumbangkan bagi kepentingan medis.(*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar