Rustam Effendi : Ketua Kadin Aceh Harus Menjadi Lokomotif Ekonomi Aceh

KBRN, Banda Aceh : Pengamat ekonomi Aceh, Rustam Effendi, menyebutkan Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Aceh yang terpilih nantinya harus punya kapasitas dan kapabilitas untuk menjadikan Kadin sebagai lokomotif ekonomi Aceh.

"Jadi Kadin kedepan itu jadi lokomotif ekonomi Aceh. Karena ekonomi Aceh ini tidak ada penghela, jadi terkesan lambat," kata Rustam Effendi di Banda Aceh, Senin (23/5/2022).

Rustam menyebutkan, Ketua Kadin harus bisa memajukan dan menghidupkan Kadin dan mempunyai kompetensi serta kapasitas yang luas untuk membangun ekonomi di Tanah Rencong.

Dia menyampaikan, Kadin merupakan tempat berhimpunnya para pengusaha-pengusaha yang ada di Aceh. Ketua Kadin kedepan harus bisa membangun Aceh dengan cara jemput bola. "Jadi tidak hanya bergantung pada APBA, tapi bisa jemput bola diluar dan bawa kemari pembangunan yang luas dengan dunia global. Jadi harus berpikir jauh kedepanlah," kata dia.

Menurutnya, sosok Ketua Kadin Aceh nantinya harus mampu melakukan konsolidasi baik internal maupun eksternal. Selain itu, juga harus bisa membina para anggota dari level provinsi hingga ke Kabupaten/kota.

"Kita sangat minim partisipasi swasta dalam membangun ekonomi Aceh. Jadi kedepan semestinya Pemda membuat setiap akhir tahun ada gathering, pertemuan kumpulkan pengusaha. Memanggil semua dunia usaha duduk mengevaluasi," jelasnya.

Akademisi Universitas Syiah Kuala (USK) ini mengatakan, untuk menjadikan Kadin sebagai lokomotif ekonomi Aceh, tentu Ketua Kadi  harus punya kapasitas dan kapabilitas yang mempuni dalam berbagai sisi.

"Jadi dia mempuni secara finansial dia sudah mapan, secara kolegial dia bisa membina teman-temannya menghubungkan satu sama lain," ungkapnya.

Lebih lanjut dia menuturkan, Kadin harus mampu membuka networking untuk pemagangan anak-anak Aceh ke Jepang, Thailand atau bahkan ke negara-negara lain.

Sebagai ekonom, kata Rustam, dia menginginkan ekonomi Aceh bisa lebih maju dan berkembang. Disisi lain, dunia usaha di Aceh juga harus lebih menggeliat.

"Jadi bukan hanya bekerja di kantor, ini dunia usaha, pelaku usaha. Kalau hanya mengelola kue-kue yang sudah ada dalam APBD saya pun bisa jadi Ketua Kadin," ujar Rustam. (*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar