Aminullah Dikukuhkan Sebagai Ketua Umum Ikaba

KBRN, Banda Aceh: Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman secara resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Ikatan Kekeluargaan Aceh Barat (Ikaba) masa bakti 2022-2027.Prosesi pengukuhan Aminullah dan para pengurus paguyuban bumi Teuku Umar tersebut dipimpin oleh Sekdakab Aceh Barat Marhaban mewakili Bupati Aceh Barat Ramli MS, Sabtu malam di Aula Balai Kota.

Acara yang dihadiri ratusan tokoh masyarakat dan mahasiswa asal Aceh Barat itu turut dirangkai dengan peluncuran website ikaba.or.id, halal bi halal Idul Fitri 1443H, penyantunan anak yatim, dan tausiah oleh Ustaz Umar Ismail.

Dalam sambutannya, Aminullah mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Aceh Barat atas kepercayaan yang diberikan. “Sebenarnya sudah banyak sekali organisasi yang saya pimpin, mulai dari pensiunan Bank Aceh, alumni ekonomi USK, MES, hingga Baveti Aceh.”

Meski begitu, ia tetap menyempatkan diri untuk mengurus semua organisasi tersebut di tengah padatnya agenda kepala daerah. “Manfaatnya saya bisa mengenal banyak orang, menjalin silaturahmi, dan menjadi pembelajaran bagi saya dalam banyak hal.”

Selanjutnya dalam memajukan Ikaba, Aminullah mengharapkan dukungan penuh dari segenap unsur pengurus, terutama 13 ketua -representasi dari 13 kecamatan se-Aceh Barat. “Mari kita bawa Ikaba agar berperan dalam meningkatkan hubungan kekeluargaan antara sesama demi kemaslahatan masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Aminullah juga memaparkan sekilas mengenai pencapaian pemerintahannya bersama Wakil Wali Kota Zainal Arifin. “Kami terus berupaya berbuat terbaik. Salah satu hasilnya, yakni Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Banda Aceh semakin meningkat hingga kini berada di peringkat kedua nasional.”

Meroketnya IPM Banda Aceh merupakan dampak dari pembangunan di segala sektor. Dari sisi ekonomi, laju pertumbuhan ekonomi Banda Aceh kini berada di atas level provinsi dan bahkan nasional. “Setelah sempat minus 3,29 pada 2020 akibat pandemi, tahun lalu ekonomi Banda Aceh mampu bangkit dan tumbuh 5,53 persen.”

Selain itu, Banda Aceh turut mencatatkan sejumlah pencapaian gemilang sepanjang 2021. “Di antaranya; angka pengangguran terbuka turun dari 9,54 persen (2020) menjadi 8,94 persen dan pendapatan per kapita naik menjadi Rp 78, 16 juta dibanding Rp 73,30 juta (2020).”

“Alhamdulillah semua ini dapat kita capai berkat dukungan masyarakat dan kerja keras seluruh aparatur kota. Semoga ke depan dapat terus kita pertahankan dan tingkatkan lagi demi kesejahteraan rakyat,” katanya.(*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar