Kemenag Aceh Bekali Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Kloter 1443 H

KBRN, Banda Aceh: Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh melalui bidang Penyelenggaraan Haji dan Umarah (PHU) menggelar bimbingan teknis Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter tahun 1443H/2022M. Bimtek itu dilaksanakan di Asrama Haji Embarkasi Provinsi Aceh, Banda Aceh selama enam hari, mulai 18 sampai dengan 23 Mei 2022.

Kegiatan yang dibuka Kakanwil Kemenag Aceh, Dr H Iqbal SAg MAg menghadirkan narasumber Direktur Bina Haji, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag RI, H Arsad Hidayat Lc MA, perwakilan pusat kesehatan haji, praktisi dari Kanwil Kemenag Aceh, unsur Dinkes Aceh, dan akademisi seperti Prof Dr Azman Ismail MA dan Dr Mufakhir Muhammad MA.

Dalam sambutannya Iqbal mengatakan PPIH yang telah dilantik merupakan orang terpilih, sebagai Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Kloter tahun 2022.

"Semua ini adalah panggilan Allah, menjadi dzuyufurrahman, untuk melaksanakan ibadah haji dan pendampingan terhadap jamaah haji," kata Iqbal.

Ia berharap peserta bimtek agar mengikuti bimtek secara maksimal dan serius, "Hal ini sangat urgen,dan menjadi pedoman dalam memberikan pelayanan nantinya, dan bagi peserta yang tidak bersedia mengikuti bimtek, maka dianggap mengudurkan diri," jelasnya.

Ia mengatakan setelah 2 tahun selama pandemi covid-19, calon jemaah haji.ditunda keberangkatannya, tahun ini  pemerintah dengan adanya izin arab Saudi kembali memberangkatkan jamaah haji dengan ketentuan baru, yakni prioritas keberangkatan bagi Jamaah Haji umur dibawah 65 tahun.

"Kita bersyukur atas kesempatan yang Allah limpahkan, meskipun jamaah haji Aceh hanya berjumlah 1.988 orang. Tapi telah mampu menjawab kerinduan calon jamaah di Serambi Mekkah untuk berhaji," kata Iqbal.

Pada kegiatan ini peserta dibekali 80 persen praktek penyelesaian kasus, dan simulasi terhadap beberapa tindakan yang akan terjadi di Arab Saudi. Adapun tema pada kegiatan tersebut yaitu “Ikhlas dan Santun dalam Melayani Tamu Allah."

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar