Tiga Calon PPIH Arab Saudi Ini Dipanggil Ikuti Bimtek Terintegrasi di Jakarta

KBRN, Banda Aceh : Sesuai dengan Surat Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag RI Nomor B-100046/Dj.Dt.II.2/Hj.07/05/2022, tentang Bimbingan Teknis Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Terintegrasi dengan Kementerian Kesehatan 2022/1443H, tiga nama dari Kemenag Aceh yang dinyatakan lulus seleksi ini, dipanggil ikuti pembimbingan, selama 7 hari.

Dalam surat tanggal 10 Mei 2022 yang ditandatangani Direktur Bina Haji Ditjen PHU H Arsad Hidayat Lc MA, bagi calon yang diumumkan telah lulus seleksi 2020 (seleksi 2019/2020) ini, bisa ikuti pembekalan dan training berupa Bimtek Petugas Haji Nonkloter ini, sejak Senin (16 Mei) sampai Ahad (22 Mei), di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur.

Dalam surat yang ditujukan pada Kakanwil Se Indonesia itu, di antara persyaratan yang mesti disertakan untuk pembekalan, selama Syawal ini ialah Surat Tugas, dan membawa paspor (masa berlaku paspor minimal 4 Januari 2023).

Juga membawa  fotocopi rekening BSI, mengisi dan menyerahkan Daftar Riwayat Hidup; dan membawa foto terbaru. Juga sertifikat vaksinasi covid-19.

Juga membawa surat Keterangan Berbadan Sehat dan "General Cek Up Minimal"; Surat Keterangan Bebas Narkoba, dan sejumlah pakaian dan sepatu. 

Pengumuman kembali, nama-nama yang lulus seleksi ulang 2022 ini, setelah pengumuman kelulusan yang sama, yang lebih banyak, yang juga pernah disampaikan saat pandemi 2020, dan diperbaharui lagi pada 2021. Namun saat itu, tidak ada pemberangkatan haji/petugas ke Tanah Suci, selama dua tahun karena pandemi.

Sebelumnya, seleksi administrasi, ujian sistem CAT nasional tahap satu di daerah, dan CAT kedua nasional (dan wawancara serta praktik di Asrama Haji Aceh pada Selasa 5 Maret 2020), telah diikuti puluhan calon petugas.

Saat pengumuman 2020, dalam lampirannya, ada 8 nama calon petugas (1 Pembimbing Ibadah, 2 Formasi Akomodasi, 2 Formasi Transportasi, 2 Formasi Konsumsi, dan 1 Formasi Siskohat).

Namun karena pada musim haji 2022 ini, ada pengurangan kuota jamaah, berakibat pula dengan pengurangan petugas, menjadi 3 nama saja dari Kemenag Aceh.

Adapun nama-nama sesuai lampiran surat Ditjen PHU yang lampirannya juga diteken Direktur Bina Haji Ditjen PHU, Arsad Hidayat, yang juga pernah Kasubdit Bimbingan Jamaah, adalah:

1). H Muhammad Nasril Lc MA (Penghulu Muda Pada KUA Kecamatan Kuta Malaka Aceh Besar), untuk Jenis Tugas/Formasi Pembimbing Ibadah. Nasril sebelumnya juga Kasubbag Ortala dan KUB, serta Kasubbag Inmas Kanwil;

2). Dedi Satria Hasma ST MSi (Jajaran di Bidang PHU Kanwil), untuk Formasi Pelayanan Konsumsi. Dedi pernah mengabdi sebagai Bendahaha Pengeluaran Kanwil dan di Bidang Penaizawa; dan

3). Nurazizah (Jajaran di Seksi PHU Kankemenag Kota Banda Aceh), untuk Formasi Siskohat.(*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar