Satpol PP dan WH Aceh Besar Jajaki Buka Pos Pembantu Baitussalam

KBRN, Banda Aceh : Untuk meningkatkan tingkat pengawasan ketertiban dan pelayanan masyarakat, Satuan Polisi Pamong Praha dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kabupaten Aceh Besar sedang menjajaki rencanana membuka pos pembantu II di kawasan Kecamatan Baitussalam. 

“Saat ini untuk pos pembantu Satpol PP dan WH hanya ada di Kecamatan Darul Imarah hingga tidak semua kawasan kecamatan dapat di cover dan di pantau. Untuk itu perlu kita jajaki dibuka Pos Pembantu di Baitussalam,” kata Muhajir SSTP MPA, Kasatpol PP dan WH Aceh Besar, kepada wartawan, usai meninjau lokasi Pos Pembantu di Kawasan Baitussalam, Jumat (28/1/2022)

Menurutnya, bahwa saat ini kawasan Baitussalam adalah salah satu kawasan padat penduduk sehingga keberadaan pos sangat dibutuhkan untuk terjangkau pelayanan terkait dengan penertiban dan meminimalisir berbagai pelanggaran syariat.

“Nantinya pos ini akan melayani beberapa kecamatan terdekat dan akan di tempat oleh personil yang melakukan piket dan patroli rutin setiap harinya,” tutur Muhajir.

Untuk lokasi yang direncanakan, Muhajir mengatakan pihaknya masih dalam tahap menjajaki lokasi dan sudah berkomunikasi dengan Camat Baitussalam.

“Alhamdulilah lokasi sudah ada namun masih perlu diperbaiki untuk kenyamanan anggota dan tamu yang membutuhkan pelayanan nantinya,” uangkap Muhajir SSTP MPA, Kasatpol PP dan WH Aceh Besar.

Sementara Camat Baitussalam M Kamil Zuhri SSTP MSi mengatakan pihaknya sangat mendukung apa yang direncanakan oleh Kasatpol PP dan WH Aceh Besar dengan harapan hadirnya pos pembantu tersebut segala aktivitas yang dilaksanakan oleh masyarakat sekitar akan semakin nyaman, dan penegakan syariat islam bisa ditingkatkan untuk menciptakan kawasan lebih islami. 

“Tentu kami sangat  mendukung pendirian pos Satpol PP dan WH apalagi untuk kenyamanan serta pengawasan Syariat Islam,” pungkas Kamil Zuhri.

Hal senada juga diungkapkan oleh Keuchik Gampong Kajhu, Khairizal, SSi, kehadiran Satpol PP dan WH tentu sangat membantu, menurutnya, selama ini setiap ada pelanggaran Syariat Islam  yang terjadi di Kajhu, pihaknya sangat kewalahan dalam berkoordinasi dengan pihak berwajib. 

"Selama ini kita selalu berkoordinasi dengan Satpol PP dan WH Provinsi, dengan adanya pos pembantu tentu akan memudahkan kami dalm berkoordinasi, apalagi kita juga sedang wacanakan tempat wisata di Kajhu," ujarnya. 

Selain itu, Khairizal juga berharap perhatian khusus terkait penanganan ternak, yang mengganggu masyarakat. Ia menjelaskan, selama ini pihaknya telah memberlakukan penangkapan ternak yang berkeliaran dan memberikan sanksi kepada pemilik sesuai aturan Bupati Aceh Besar. 

"Memang sejauh ini kita sudah laksanakan penangkapan ternak dan memberikan sanksi untuk pemilik ternak, tapi tetap saja kita kewalahan, namun jika ada pos pembantu Satpol PP dan WH di wilayah Baitussalam tentu ini akan sangat membantu, agar tidak terjadi lagi kecelakaan akibat hewan ternak serta ketertiban Gampong Kajhu sendiri," pungkasnya. (*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar