Tingkatkan Kesiapsiagaan, Dinsos Aceh Gelar Latihan Simulasi Dan Mitigasi Bencana*

KBRN Banda Aceh - Memasuki awal Tahun 2022 sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. Pemerintah Aceh dalam hal ini Dinas Sosial (Dinsos) Aceh menggelar latihan simulasi dan mitigasi penanggulangan bencana di pantai Alue Naga, Kab. Aceh Besar. Kamis (27/01/22).

Kegiatan simulasi yang berlangsung selama 2 (Dua) hari itu diikuti sebanyak 70 orang peserta yang terdiri dari personil Tagana, Pelopor Perdamaian dan Pilar sosial lainnya sejak Rabu (26/01) kemarin.

Guna memaksimalkan kegiatan simulasi tersebut Dinsos Aceh turut serta membawa perlengkapan dan mobiliasi lengkap kebencanaan berupa mobil dapur umum Lapangan (dumlup), mobil tangki air, mobil rescue, motor trail, ambulance, tenda serbaguna, tenda famili dan peralatan pendukung lainnya ke lokasi.

Kadinsos Aceh, Dr. Yusrizal, M.Si yang didampingi Kabid Linjamsos, Zulkarnain, SKM, M.Kes saat memantau jalannya simulasi menyebutkan, kegiatan simulasi dan mitigasi penanggulangan bencana digelar dalam rangka memantapkan kemampuan penanganan bencana bagi para personil Tagana saat menghadapi situasi darurat bencana.

Selain itu, latihan simulasi ini diharapkan juga menjadi contoh model bagi petugas tagana di Kabupaten/Kota dalam merespon terjadinya bencana di wilayahnya masing-masing.

“Saat ini kita memiliki 947 personil tagana yang tersebar di Kab/Kota dengan di bantu pelopor perdamaian dan relawan lainnya. Pada simulasi ini kita harapkan juga dapat menjadi contoh bagi pilar sosial di Kab/Kota khususnya para tagana agar bisa dengan cepat dan sigap membantu masyarakat saat ditimpa bencana”. Kata Yusrizal.

Yusrizal merincikan, dalam kegiatan latihan kebencanaan ini dilakukan beberapa simulasi diantaranya membuka dapur umum, menyediakan toilet darurat, teknik mendirikan tenda penampung, serta kesigapan mengevakuasi korban yang terdampak bencana hingga penanganan psikososialnya. “Semuanya dilakukan dengan target dan durasi waktu nya masing-masing untuk melatih kesigapan mereka” sebut Yusrizal.

“Dengan adanya latihan ini, seluruh personil akan terkoneksi dengan baik, kerjasama tim juga makin solid. Sehingga mereka bisa mengenal tugas nya, akan melakukan apa dan bagaimana saat bencana sebenarnya tiba”. Tambahnya.

Disisi lain Yusrizal juga mengingatkan kesiapan dan kesigapan dalam menolong warga tertimpa bencana merupakan bagian dari amal ibadah yang harus dilandaskan pada sang pencipta.

“Kita (Dinsos Aceh) dalam penanganan bencana adalah ujung tombak untuk membantu orang-orang yang membutuhkan, maka niat nya adalah lillahi ta’ala. Mereka yang ditimpa bencana kondisinya menjadi serba terbatas, lalu kita hadir membantu mereka, ini merupakan ladang pahala yang cukup besar yang tidak boleh di sia-siakan. Pungkas Yusrizal.

Turut pula hadir dilokasi mengikuti jalannya kegiatan latihan simulasi dan mitigasi penanganan kebencanaan, Pejabat struktural penyetaraan Jabatan Fungsional, Kasi PSKBA, Yanyan Rahmat, A.KS, M.Si, Kasi PSKBS, Fajri Mursyidan, SE dan Kasi JSK, Syahrizal, A.KS, M.Si serta warga sekitar yang menyaksikan. []

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar