158 Hari Pelaksanaan, Vaksinasi Covid-19 Pemerintah Aceh Capai 94.714

Foto: Tenaga Vaksinator saat memberikan vaksinasi Covid-19 kepada warga pada kegiatan vaksinasi Covid-19 massal di Banda Aceh Convention Hall.

KBRN, Banda Aceh : Ketua Bidang Komunikasi Satgas Covid-19 Pemerintah Aceh, Muhammad Iswanto, mengatakan sebanyak 94.714 orang, utamanya warga Banda Aceh dan Aceh Besar mengikuti vaksinasi massal covid-19 yang digelar pemerintah Aceh, baik di Banda Aceh Convention Hall maupun di Museum Aceh. “Total itu adalah dari 158 hari pelaksanaan vaksinasi,” kata Iswanto dalam keterangannya di Banda Aceh, Kamis (27/1/2022).

Iswanto mengatakan antusiasme masyarakat masih sangat tinggi. Mereka terus berdatangan untuk mendaftarkan diri agar mendapatkan kesempatan suntik vaksin covid-19, baik dosis 1, dosis 2 maupun booster.

Iswanto yang juga Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh mengatakan, dalam sepekan ini, masyarakat terus berdatangan untuk menyuntikkan vaksin Covid-19. Ia menyebutkan, jika semangat masyarakat tersebut menjadi bukti bahwa semua orang ingin agar pandemi ini segera berakhir.

Sementara itu, Koordinator vaksinasi massal Pemerintah Aceh yang juga Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Aceh, dr. Iman Murahman, mengatakan pada Kamis hari ini sebanyak 252 orang disuntik vaksin covid-19.

Dr. Iman merinci, sebanyak 114 dari 252 orang merupakan mereka yang disuntik dosis pertama. Sementara 93 lainnya merupakan mereka yang disuntik dosis kedua. Sisanya yaitu 13 orang adalah mereka yang ditunda suntik beberapa waktu lalu. “Selain mereka juga ada 45 orang yang disuntik booster dosis ketiga.”

Dr. Iman menyebutkan vaksinasi yang dilakukan baik pelaksanaan lalu di Banda Aceh Convention Hall maupun yang saat ini di Museum Aceh tidak lepas dari dukungan TNI dan Polri. Di mana selain vaksinator dari pemerintah Aceh, vaksinator dari Rumah Sakit Kesdam Iskandar Muda dan Rumah Sakit Bhayangkara Polda Aceh terlibat sejak awal pelaksanaan.

“Terima kasih kami atas nama satgas kepada seluruh vaksinator. Baik dari pemerintah Aceh, maupun dari TNI dan Polri,” ujar dr. Iman.(*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar