Raker Kantor Kemenag Kota Banda Aceh di Takengon

KBRN, Banda Aceh : Wakil Bupati Aceh Tengah H. Firdaus SKM mengapresiasi jajaran Kantor Kementerian Agama Kota Banda Aceh yang telah melaksanakan penyelenggaraan rapat kerja Kantor Kementerian Agama kota Banda Aceh, di Kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah.

“Kami menilai rapat kerja ini memiliki makna yang strategis sebagai forum silaturrahmi juga sebagai wadah yang tepat untuk bermusyawarah merumuskan strategi terkait evaluasi, strategi dan rencana program kerja tahunan ke arah yang lebih baik,” ungkapnya.

“Keberhasilan dan keberlanjutan program Pemerintah Daerah khususnya pada bidang keagamaan di Kabupaten Aceh Tengah selama ini tidak terlepas dari adanya dukungan yang luar biasa dari jajaran rekan-rekan di Kantor Kementerian Agama”, lanjutnya.

Wabup Aceh Tengah berkesempatan hadir, sekaligus membuka secara resmi rapat kerja tingkat Kantor Kementerian Agama Kota Banda Aceh tahun 2022, yang berlangsung di Aula Meeting Room Grand Renggali Hotel Takengon pada Rabu malam (26/01/22).

“Kami mengharapkan, rapat kerja tingkat kantor Kementerian Agama Kota Banda Aceh Tahun 2022 ini, dapat menghasilkan rekomendasi yang memberikan peta jalan dalam upaya meningkatkan pelayanan dalam lingkungan Kantor Kementerian Agama khususnya dilingkup Kantor Kementerian Agama Kota Banda Aceh,” pungkas Firdaus Wakil Bupati Aceh Tengah.

Dengan mengakat Tema “Percepatan Transformasi Layanan Umat Serta Mewujudkan Madrasah Mandiri Berprestasi” Rapat Kerja yang diagendakan berlangsung 26 s/d 29 Januari 2022 ini memfokuskan perhatian pada evaluasi program Tahun 2021, strategi program Tahun 2022 dan rencana program pada Tahun 2023 mendatang.

Sebelumnya, Kepala Kantor Kementerian Agama Banda Aceh Drs. H. Asy’ari, M.Si dalam laporannya mengatakan kegiatan rapat koordinasi merupakan kegiatan wajib dan rutin yang harus dilaksanakan pada tiap tahunnya di masing-masing satuan kerja ataupun bidang di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Banda Aceh.

“Tahun ini diselenggarakan dengan ikut melibatkan beberapa Stake Holders, termasuk dari Kelompok Kerja Madrasah, dengan harapan nantinya hasilnya akan maksimal dan memberi manfaat lebih banyak terhadap Pendidikan dan Pelayanan umat”, terangnya.

Ditambahkannya, dengan motto Kemenag saat ini sebagai bentuk tranformasi pelayanan umat, artinya ketika kita bekerja hadirlah nilai-nilai etika dengan perilaku yang santun agar tidak menyinggung Masyarakat saat memberikan pelayanan imbuhnya pada kesempatan tersebut.

Ikut pada kesempatan tersebut sebagai peserta Kasubbag Tata Usaha, Para Kasi, Bendahara, Perencana, Pengawas Madrasah, Kepala KUA dan Kepala madrasah di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Banda Aceh, serta tampak pula dihadiri oleh Kakan Kemenag Aceh Tengah dan Bener Meriah. (ProkopimAT)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar