Mitigasi dan Penanggulangan Bencana di Aceh Tahun 2022*

Banda Aceh : Kadinsos Aceh, Dr. Yusrizal, M.Si bersama sejumlah narasumber dari Akademisi Hukum Dr. Taqwaddin, SH, SE, MS dan Kepala Pelaksana BPBA, Dr. Ir. Ilyas, MP diwakili Kasi Kesiapsiagaan BPBA, Fazli, SKM, M.Kes menjadi pembicara pada acara dialog lintas kutaraja  pagi. Selasa, 25/01/22 di Kantor RRI Aceh.

Dialog interaktif yang berlangsung pukul 09.00 WIB itu disiarkan langsung melalui siaran Pro 1 RRI Banda Aceh FM 97,7 MHZ mengangkat tema Mitigasi dan Penanggulangan Pasca Bencana di Aceh Tahun 2022.

Resume Quote Narsum :*Dr. Yusrizal, M.Si, Kadisnsos Aceh :* Dinsos Aceh dalam posisi hilir pada penanganan bencana, saat ini bantuan berupa bufferstock sudah disalurkan ke Kab/Kota agar dapat menangani dengan cepat bencana-bencana dalam jumlah kecil. Kemudian bencana dalam jumlah besar kita akan turun langsung sebagai bentuk support langsung kepada warga terdampak bencana.

Dalam memastikan bantuan sampai kepada penerima, kita memiliki mitra di kabupaten/kota, yakni Dinsos Kab/Kota dan juga personil Tagana yang ada dilapangan.

*Dr. Taqwaddin, SH, SE, MS* : Kita harus melihat bencana itu sebagai sesuatu yang khusus, bukan keadaan normal. Supaya lebih optimal melakukan penanganan mitigasi, salah satunya perhatikan aspek perizinan, izin buka kebun,  tambang, hutan dll tidak aman itu yang akan berpotensi menimbulkan becana. 

Maka dari itu lah perizinan harus menjadi filter agar mencegah terjadinya banjir, seperti yang terjadi di aceh utara, aceh timur dan daerah sekitar nya, bisa jadi sungai-sungai itu mungkin tidak bisa lagi menampung debit air dari gunung sehingga terjadi banjir.

*Fazli, SKM, M.Kes* :Sepanjang Tahun 2021, ada 276 kebakaran rumah atau permukiman, 135 kebakaran hutan, 102 kali banjir, 12 kali banjir dan longsor. 

kami senang dengan mitra kami yang lain, seperti Dinsos Aceh, yang juga punya fungsi sebagai pelaksana sama dengan apa yang dimiliki BPBA dalam kebencanaan,  selain itu Dinsos memiliki personil dilapangan seperti tagana sehingga kami bisa berkolaborasi dalam menanggulangi bencana yang terjadi di daerah.

Bencana tidak dapat dihilangkan, namun yang bisa kita lakukan adalah menanggulangi dampak bencana

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar