Workshop Teknis Menulis Buku SAGUSABU Aceh Timur Berakhir

KBRN, Banda Aceh : Workshop Teknik Menulis Buku SAGUSABU Aceh Timur berakhir  pada hari Minggu (23/1/2022).

Penutupan workshop tersebut ditandai dengan pemberian cendera mata dan piagam penghargaan dari panitia pelaksana kepada para narasumber pada pukul 16.00 WIB. 

Penyerahan cendra mata diserahkan oleh Kepala MAN Insan Cendekia Aceh Timur, Shulfan, S.Ag., M.Sc dan Ketua Forum Penulis Kemenag Aceh Timur (FPeKAT) Syarifuddin S. Malem, S.Pd.I., M.Pd.

Dalam kesempatan tersebut ketua Panitia Pelaksana, Najalaili, S.Ag., M.Pd, menjelaskan, pihaknya sangat berbahagia atas suksesnya kegiatan workshop SAGUSABU dan Mengucapkan ribuan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan Workshop ini.

“Atas nama pribadi dan penyelenggara saya mengucapkan terima kasih kepada pemateri, peserta serta pihak-pihak lain yang telah mendukung sehingga workshop ini sukses tanpa hambatan suatu apa pun”, ungkap Naja dengan nada bahagia.

Sementara itu, salah seorang peserta, Nuraini, M.Pd dari MTsN Simpang Ulim pada saat dimintai kesan dan pesan memperlihatkan ketakjubannya kepada pemateri yang telah berhasil mengubah mindset peserta dari ragu-ragu akan kemampuan menulis menjadi optimis bisa menulis.

“Mula-mula kami pesimis, masak sih dalam 2 hari mampu menulis" jelas Nuraini. 

"Namun dengan piawainya pemateri mampu membangun optimisme pada diri semua peserta”, imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, workshop 2 hari tentang Teknik Penulisan Buku telah dibuka oleh Kepala Kantor Kemenag Aceh Timur, Salman, S.Pd., M.Ag pada Sabtu (22/1/2022).

SAGUSABU merupakan singkatan dari Satu Guru Satu Buku, menggambarkan target yang ingin dicapai melalui workshop tersebut. 

Kegiatan yang berlangsung di aula pertemuan MAN Insan Cendekia itu dipandu oleh nara sumber ternama yaitu Wiwik Puspitasari, M.Pd dan Dra. Nuraeni, M.Pd. Keduanya merupakan Instruktur Nasional MediaGuru.

Untuk diketahui Workshop SAGUSABU diikuti 120 peserta berasal dari berbagai Sekolah di Aceh Timur. Peserta terbanyak berasal dari Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Madrasah Aliyah.(*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar